Kumpulan Berita » #pertanian Semarang

Buruh tani memanen tomat di perkebunan Hidroponik Agrofarm Bandungan (HAB), Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (24/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Dua petani memasang plastik mulsa di lahan pertanian cabai di Pringapus, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (11/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Perempuan wisatawan ikut membajak sawah menggunakan alat tradisional yang ditarik dua kerbau di Desa Wisata Kemetul, Susukan, Kabupaten Semarang, Jateng, Sabtu (7/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Petani memanen buah melon di salah satu perkebunan di Pringapus, Kabupaten Semarang, Jateng, Selasa (26/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Buruh tani memanen daun tembakau di salah satu area perkebunan di jalur pendakian Gunung Merbabu, Thekelan, Getasan, Kabupaten Semarang, Jateng, Senin (14/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Pekerja memanen buah tomat cherry di lahan pertanian hidroponik PT Hidroponik Agrofarm Bandungan, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (4/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Sementara petani membajak sawah dengan sapi, proyek jalan tol di Susukan, Kabupaten Semarang, Jateng digarap alat berat, Senin (31/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Petani Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Jateng membajak lahan pertanian menggunakan sapi ternak, Selasa (25/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Mohammad Ayudha)
Pekerja memproduksi baglog sebagai media budi daya jamur di Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Jateng, Senin (6/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Warga menjemur singkong di Desa Menawan, Gebog, Kudus, Jateng, Kamis (9/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Ilustrasi pedagang durian menjajakan komoditas jualannya. (JIBI/Solopos/Antara/Rahmad)
Insan pertanian Getasan, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (2/2/2017), menunjukkan sayuran kubis yang terserang hama ulat tritip (Plutella maculipennis). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Petani yang menggarap lahan tadah hujan di Kawengen, Kabupaten Semarang, Jateng menyemprotkan pestisida, Selasa (24/1/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Nenek-nenek warga Kawengen, Kabupaten Semarang, Jateng menunjukkan jagung kering yang hendak dipipilnya, Selasa (24/1/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Petani mencabuti benih padi yang ia produksi untuk ditanam di Leyangan, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (25/1/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman padinya dari hama burung pipit di di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (5/1/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Petani memanen jagung di Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Jateng, Minggu (18/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Petani menyortir kubis hasil panen di Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (16/11/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Bripka Khanafi membaur dengan petani Bringin, Kabupaten Semarang saat panen raya, Rabu (13/10/2016). (tribratanewspolressemarang.net)
Perajin memproduksi kerajinan patung karakter di Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (3/10/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Harviyan Perdana Putra)
Ilustrasi kebun jagung (Septhia Ryanthie/JIBI/Solopos)
Perajin menata baglog media budidaya jamur tiram di Bergas, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (16/9/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Ilustrasi pemupukan tanaman pertanian. (JIBI/Solopos/Dok.)
Ilustrasi penjemuran gabah hasil panan petani. (JIBI/Solopos/Antara/Rahmad)

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…