Kumpulan Berita » #pemblokiran situs

CEO Telegram Pavel Durov (@durov)
Telegram (Telegram Messenger)
Ilustrasi (newsinitiative.org)
Ilustrasi Bigo Live (play.google.com)
Penampakan laman situs yang telah diblokir. (Istimewa)
Penampakan laman situs yang telah diblokir. (Istimewa)
Penampakan laman situs yang telah diblokir. (Istimewa)
Logo Google
Logo Youtube (Dok/JIBI)
Ilustrasi (Istimewa/www.stuff.co.nz)
Menkominfo Kerja Sama dengan Baidu (Detik)
Ilustrasi Uber Taxi (Istimewa/Telegraph.co.uk)
Rekaman video parodi LGBT unggahan Edho Zell (Youtube.com)
Whatsapp (Forbes)
Logo Tumblr (Fontsinuse.com)
Tumblr (Detik)
Logo Tumblr (Fontsinuse.com)
Ilustrasi situs dewasa (Dok)
Perkembangan Penanganan Situs Negatif (Detik)
Tampilan Genflix (Genflix.co.id)
Ilustrasi menonton film di laptop. (Dealnews.com)
Ilustrasi situs dewasa (Dok)
Ilustrasi situs dewasa (Dok)
Netizen mengakses situs radikal, Selasa (31/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Basri Marzuki)

Kolom

GAGASAN
Pendidikan yang Memerdekakan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (21/8/2017). Esai ini karya Mohamad Ali, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan pengasuh Perguruan Muhammadiyah Kota Barat, Solo. Alamat e-mail penulis adalah ma122@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO–Memasuki umur 72 tahun kemerdekaan…