Kumpulan Berita » #lalu lintas boyolali

Ilustrasi rekayasa arus lalu lintas (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Kendaraan berjalan sangat pelan di jalur Boyolali-Semarang, kawasan Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Kamis (28/12/2017). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Jalur Boyolali-Semarang tepatnya di kawasan Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Kamis (28/12/2017) padat merayap. (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Pengendara berbalik arah setelah mengetahui jembatan di selatan Pasar Gagan, Ngemplak, ditutup, Senin (23/10/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Petugas Dishub Boyolali menuang air dari water barrier di kawasan Pasar Boyolali Kota sebelum diangkut ke Kantor Dishub, Senin (3/7/2017). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Kendaraan keluar dari pintu tol Ngasem dan memotong Jalan Solo-Semarang, Banyudono, Boyolali, Rabu (28/6/2017). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Kendaraan yang menuju arah barat berjalan perlahan di kawasan Tompak, Desa Tanduk, Ampel, Jumat (30/6/2017). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Kendaraan keluar dari pintu tol Ngasem dan memotong Jalan Solo-Semarang, Banyudono, Boyolali, Rabu (28/6/2017). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Spanduk peringatan bagi pengguna jalan agar berhati-hati terpasang di salah satu pertigaan jalan Solo-Semarang, Boyolali. Foto diambil Minggu (26/6/2017). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Salah satu pelajar di Boyolali ujian praktik mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) di Alun-Alun Pemkab Boyolali, Sabtu (29/4/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Truk tronton di Bangak, Boyolali (Facebook)
Alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di persimpangan Mangu, Ngesrep, Ngemplak, Boyolali mati. Foto diambil Kamis (24/11/2016). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Petugas Satlantas Polres Boyolali menegur sopir yang nekat membawa penumpang dengan kendaraan bak terbuka di jalur SSB tepatnya depan Pasar Cepogo, Boyolali, Kamis (8/9/2016). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Ilustrasi kemacetan arus lalu lintas (JIBI/Semarangpos.com/Dok.)
Kepadatan arus kendaraan di Jl.Pandanaran tepatnya jalur Sunggingan, Boyolali Kota, Sabtu (2/7/2016) siang. Jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Boyolali dari arah Semarang rata-rata mencapai 80 kendaraan/menit. (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Ilustrasi truk galian C (Dok/JIBI)
Sejumlah penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya terpasang di depan Kantor Bupati Boyolali. Foto diambil Kamis (26/3/2015). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…