Kumpulan Berita » #kenaikan harga BBM

Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak jenis Premium di SPBU. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi stasiun pengisian bahan bakar minyak (Wahyu Darmawan/JIBI/Bisnis)
Informasi kenaikan harga BBM yang diunggah ke dinding grup Facebook MIK Semar. (Facebook.com-Riboet Boediono)
Ilustrasi stasiun pengisian bahan bakar minyak (Wahyu Darmawan/JIBI/Bisnis)
Pascapemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 Januari 2015, Deviasi harga BBM non subsidi (Pertamax) dengan BBM bersubsidi (Premium) semakin tipis. Konsumsi Pertamax di DIY pun mengalami kenaikan hingga 400% sementara Premium turun sekitar 15%. Tampak sejumlah konsumen mengisi BBM Pertamax di SPBU Lempuyangan, Senin (5/1/2015) (JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)
Ilustrasi stasiun pengisian bahan bakar minyak (Wahyu Darmawan/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi angkutan perkotaan (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)
Ilustrasi angkutan perkotaan (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)
Ilustrasi angkutan umum Solo (JIBI/Dok)
Ilustrasi inflasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Ilustrasi angkutan perkotaan (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)
Ganjar Pranowo (JIBI/Solopos/Dok.)
Demo mahasiswa Unpad tolak kenaikan harga BBM, Senin (30/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Fahrul Jayadiputra)
Presiden Joko Widodo (tengah) menggulung lengan kemeja saat didampingi Wapres Jusuf Kalla (keempat dari kiri) dan para menteri Kabinet Kerja bergegas meninggalkan ruangan konferensi pers seusai mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (17/11/2014) malam. Presiden Jokowi sebelumnya mengumumkan harga baru BBM bersubsidi—yang disebutnya sebagai “harga BBM baru”—adalah Rp8.500/liter untuk premium dan Rp7.500/liter untuk solar. (JIBI/Solopos/Antara/Andika Wahyu)
Demo mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di Mataram, Senin (30/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Ahmad Subaidi)
Sofyan Djalil, Menteri Koordinator Perekonomian (Dok/JIBI)
Jokowi dalam rekaman video visi misi infrastruktur (Youtube.com/23 Mei 2014)
Seorang pembeli memilih dagangan dilapak pedagang sembako di Pasar tradisional Piyungan. Pada hari pertama berlakunya harga baru BBM, sejumlah harga kebutuhan pokok untuk non-pabrikan sudah mulai berguguran seperti sayuran, daging, telur, beras dan cabai. (JIBI/Harian Jogja/Endro Guntoro)

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…