Kumpulan Berita » #kasus KDRT

Bocah perempuan dihukum dengan cara digantung tangannya (Facebook)
Ilustrasi perempuan korban kekerasan. (recovert.org)
Chaerunnisa dan Andika Maesa vokalis Kangen Band. (Istimewa/Instagram)
Chaerunnisa dan Andika Maesa vokalis Kangen Band. (Istimewa/Instagram)
Polisi memperlihatkan alat bukti yang digunakan tersangka untuk memukul Suparmi. Foto diambil di Mapolres Trenggalek, Selasa (4/10/2016). (Istimewa/JIBI/Madiunpos.com)
Ilustrasi mayat bayi (Bbc.co.uk)
ilustrasi ( JIBI/dok)
ilustrasi (JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha)
Ilustrasi (JIBI/Dok/Solopos)
Ilustrasi sidang (Dok/JIBI)
Foto Aida Saskia (JIBI/Liputan6.com)
Aida Saskia [kanan] (JIBI/Liputan6)
Ilustrasi (JIBI/Dok)
Polisi mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian tewasnya Yuliantini, 35 setelah bertengkar dengan suaminya Sukiran, 36 di rumahnya Jagalan RT 02 RW 14 Jebres, Solo, Minggu (21/4/2013). Yuliantini tewas diduga ditendang di bagian tengkuk oleh sang suaminya. (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)
Foto Ilustrasi 
JIBI/Harian Jogja/Reuters
Lokasi kejadian pembunuhan yang dilakukan Sukiran, di Kalangan, Jagalan, Jebres, Minggu (21/4/2013). (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus KDRT di Jagalan, Jebres, Solo, Minggu (21/4/2013). (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)
Polisi mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian tewasnya Yuliantini, 35 setelah bertengkar dengan suaminya Sukiran, 36 di rumahnya Jagalan RT 02 RW 14 Jebres, Solo, Minggu (21/4/2013). (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)
Polisi mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian tewasnya Yuliantini, 35 setelah bertengkar dengan suaminya Sukiran, 36 di rumahnya Jagalan RT 02 RW 14 Jebres, Solo, Minggu (21/4/2013). Yuliantini tewas diduga ditendang di bagian tengkuk oleh sang suaminya. (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)
korban kdrt Solo
Polisi mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian tewasnya Yuliantini, 35 setelah bertengkar dengan suaminya Sukiran, 36 di rumahnya Jagalan RT 02 RW 14 Jebres, Solo, Minggu (21/4/2013). Yuliantini tewas diduga ditendang di bagian tengkuk oleh sang suaminya. (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)
Polisi mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian tewasnya Yuliantini, 35 setelah bertengkar dengan suaminya Sukiran, 36 di rumahnya Jagalan RT 02 RW 14 Jebres, Solo, Minggu (21/4/2013). Yuliantini tewas diduga ditendang di bagian tengkuk oleh sang suaminya. (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)

Kolom

GAGASAN
Krisis Kepribadian

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (19/7/2017). Esai ini karya Indra Tranggono, pengamat budaya yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah indra.tranggono23@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Manusia harus menjadi majikan (penguasa) atas hawa nafsunya. Artinya ia berdaulat…