Kumpulan Berita » #Kali Pepe

Permukiman rumah warga bantaran Kali Pepe, Gandekan, Jebres, Solo, Rabu (11/10/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Petugas bergotong-royong membersihkan sampah di pintu air Demangan, Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, Jumat (29/9/2017). (Istimewa)
Sedimentasi di Bendung Karet, Tirtonadi, Solo, Jumat (24/4/2015). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Kondisi mobil pemudik asal Ngawi yang terjun ke Kali Pepe di Dukuh Minggiran, Desa Denggungan, Banyudono, Boyolali, Sabtu (24/6/2017) petang. (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Suasana rumah warga di balik tanggul Kali Anyar wilayah Kampung Gondang, Manahan, Banjarsari, Solo, yang terdampak proyek penataan bendung karet Tirtonadi, Rabu (8/2/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Warga bantaran Sungai Bengawan Solo wilayah RW 003 Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Santoso, 66, beraktivitas di sekitar rumahnya, Selasa (28/6/2016) siang. Dia meminta ganti rugi tanah di bantaran hingga Rp3 juta per meter persegi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Kali Pepe di utara Taman Parkir Loji Wetan, tempat jembatan bambu akan dibangun. Foto diambil Kamis (27/10/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Suasana kawasan Kampung Dadapan, Sangkrah, Pasar Kliwon, saat volume aliran Kali Pepe naik, Senin (24/4/2017) pagi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Sejumlah siswa SD setempat melintas di depan Kantor Kelurahan Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jumat (21/4/2017). (Iskandar/JIBI/Solopos)
Warga dan tim evakuasi berada di lokasi sabung ayam di Dukuh Banaran, Desa Gagak Sipat, Ngemplak, Senin (17/4/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Warga dan tim evakuasi berada di lokasi sabung ayam di Dukuh Banaran, Desa Gagak Sipat, Ngemplak, Senin (17/4/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Puluhan rumah di pinggir Kali Pepe, wilayah Kelurahan Gandekan, Jebres, Solo, yang terdampak proyek penanganan banjir Solo, Rabu (28/9/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Kondisi Kali Pepe di wilayah Kampung Kebalen, Solo. Terkait rencana penataan kawasan sungai itu warga di wilayah bantaran sungai mengimbau Pemkot Solo lebih transparan dan gencar melakukan sosialisasi. (JIBI/SOLOPOS/SUnaryo Haryo Bayu)
Suasana rumah warga di balik tanggul Kali Anyar wilayah Kampung Gondang, Manahan, Banjarsari, Solo, yang terdampak proyek penataan bendung karet Tirtonadi, Rabu (8/2/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Kondisi Kali Pepe di wilayah Kampung Kebalen, Solo. Terkait rencana penataan kawasan sungai itu warga di wilayah bantaran sungai mengimbau Pemkot Solo lebih transparan dan gencar melakukan sosialisasi. (JIBI/SOLOPOS/SUnaryo Haryo Bayu)
Anak-anak bermain di bantaran Kali Pepe, Kampung Gondang Wetan, Banjarsari, Solo. Foto diambil belum lama ini. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Warga menaiki perahu hias menyusuri Kali Pepe, di Sudiroprajan, Jebres, Solo, Kamis (19/1/2017). (Nikolus Irawan/JIBI/Solopos)
Sukarelawan BPBD Solo dibantu warga membongkar rumah milik Kartiman Wignyodiharjo di Gandekan, Jebres, Solo, Selasa (17/1/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menandatangani prasasti peresmian Rumah Deret III di Ketelan, Banjarsari, Solo, Jumat (13/1/2017) pagi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Warga Kampung Kandang Doro, Kestalan, Banjarsari, bergotong royong membangun IPAL komunal, Selasa (10/1/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Kondisi air Kali Jenes di wilayah Kelurahan Pasar Kliwon yang berwarna akibat tercampur limbah produksi batik, Rabu (21/12/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…