Kumpulan Berita » #juliyatmono

Juliyatmono dan Rober Christanto naik sepeda onthel saat akan mendaftarkan diri ke KPU Karanganyar, Rabu (10/1/2018). (Istimewa/Timses Juliyatmono-Rober Christanto)
Harta kekayaan Pilkada Karanganyar (Whisnu Paksa/JIBI/Solopos)
Rohadi Widodo mengisi pengajian di Masjid Agung Karanganyar, Jumat (12/1/2018). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Imam Subkhan
Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kanan) berjabat tangan dengan mantan Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Minggu (25/6/2017), saat menghadiri open house di rumah Ganjar Pranowo, di Tawangmangu, Karanganyar. (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, (jongkok di bawah), didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, (berdiri), memulai proses pembangunan gedung kantor Perpustakaan dan Arsip dan kantor Satpol PP di kompleks perkantoran Cangakan, Jumat (12/8/2016). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Juliyatmono (JIBI/Solopos/Dok)
Mantan bupati Karanganyar, Rina Iriani (kanan) saat mengikuti pelantikan pasangan bupati-wakil bupati terpilih Karanganyar periode 2013-2018, Juliyatmono(dua dari kiri)-Rohadi Widodo (tiga dari kiri) di Taman Pancasila, Karanganyar,Minggu (15/12). Rina resmi menanggalkan jabatannya sebagai kepala daerah pada Minggu (15/12/2013), setelah 10 tahun memimpin Karanganyar.
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di dekat proyek Fly Over yang terdapat genangan air di Jalan Raya Palur, Karanganyar, Rabu (27/11). Lokasi pengerukan aspal di proyek itu terdapat genangan air hujan yang harus diangkut menggunakan truk karena saluran air tidak berfungsi optimal. (JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala)
Pengunjung memadati Grojogan Sewu, Tawnagmangu, Karanganyar, Senin (21/9). Pada H +1 Lebaran 2009, jumlah pengunjung tempat wisata tersebut mencapai 5.000 orang. (Agoes R/JIBI/Solopos)
Pengunjung memadati Grojogan Sewu, Tawnagmangu, Karanganyar, Senin (21/9). Pada H +1 Lebaran 2009, jumlah pengunjung tempat wisata tersebut mencapai 5.000 orang. (Agoes R/JIBI/Solopos)
Pengunjung memadati Grojogan Sewu, Tawnagmangu, Karanganyar, Senin (21/9). Pada H +1 Lebaran 2009, jumlah pengunjung tempat wisata tersebut mencapai 5.000 orang. (Agoes R/JIBI/Solopos)

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…