Kumpulan Berita » #DPRD Bantul

Sejumlah perwakilan PHL yang terkena PHK sepihak melakukan aksi damai di Gedung DPRD Bantul, Selasa (16/1/2018). (Rheisnayu Cyntara)
Sejumlah perwakilan PHL yang terkena PHK sepihak melakukan aksi damai di Gedung DPRD Bantul, Selasa (16/1/2018). (Rheisnayu Cyntara)
Audiensi perwakilan PHL dengan Komisi A DPRD Bantul, Senin (15/1/2018).(Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja)
Kondisi ruangan di kantor DPRD Bantul yang terendam banjir, Selasa (28/11/2017). (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Kondisi ruangan di kantor DPRD Bantul yang terendam banjir, Selasa (28/11/2017). (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Komisi C DPRD Bantul lakukan sidak proyek pembangunan talud atau banget sungai Mruwe, Banguntapan, Senin (13/11/2017).(Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja)
Ketua Komisi C DPRD Bantul Wildan Nafis memimpin sidak di sejumlah pabrik kulit di Piyungan, Selasa (7/11/2017). (Harian Jogja/ Herlambang Jati Kusumo)
Salah seorang warga tengah melintas di area peruntukan kawasan industri, Dusun Banyakan II, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kamis (21/5/2015) siang. (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)
Mobil operasional DPRD Bantul diparkir berjajar setelah kembali seluruhnya sebanyak 15 unit dari mantan anggota dewan. Dalam waktu dekat ini Sekretariat DPRD Bantul berencana akan menerbitkan surat kedua penarikan barang berupa laptop yang belum kembali dari dua mantan dewan. (/JIBI/Harian Jogja/Endro Guntoro)
Massa dari LSM Penyelamat Bantul saat berorasi di halaman Gedung DPRD Bantul, Kamis (15/6/2017). (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Ilustrasi pengambilan sumpah anggota DPRD (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…