Kumpulan Berita » #dolar

Ilustrasi uang tunai rupiah. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi uang tunai rupiah. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi uang tunai rupiah. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi menghitung rupiah. (Rachman/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi menghitung rupiah. (Rachman/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi menghitung rupiah. (Rachman/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi nilai tukar rupiah. (Abdullah Azzam/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi nilai tukar rupiah. (Abdullah Azzam/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi nilai tukar rupiah. (Abdullah Azzam/JIBI/Bisnis)
Uang rupiah emisi terbaru 2017. (JIBI/Antara/Adiwinata Solihin)
Model menunjukkan uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12/2016). (JIBI/Bisnis/Nurul Hidayat)

Rupiah Dibuka Melemah Tipis

10-Mar-2017 09:25 WIB Ekonomi
Ilustrasi nilai tukar rupiah. (Abdullah Azzam/JIBI/Bisnis)
Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia, Sri Fitriani (kiri) bersama Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah dan Operasional Sistem Pembayaran Bank Indonesia Gradian Mediko Karina (kanan) menunjukkan uang kertas tahun emisi 2016 di kantor Bank Indonesia Jogja, Senin (19/12/2016). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (JIBI/Solopos/Dok.)
Model menunjukkan uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12/2016). (JIBI/Bisnis/Nurul Hidayat)
ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (JIBI/Solopos/Dok.)
Papan elektronik menunjukkan nilai tukar kurs valuta asing di Kantor Bank BRI Jakarta, Senin (7/7/2014). Nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan, Selasa (8/7/2014) atau sehari sebelum pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014, berdasarkan data Bloomberg melonjak 0,74% ke level Rp11.626 per dolar Amerika Serikat, sedangkan indeks harga saham gabungan tercatat melonjak 35,68 poin atau 0,72% ke level 5.024,71. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (JIBI/Solopos/Dok.)

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…