Kumpulan Berita » #Bupati Klaten ditangkap KPK

Kasi SMP Disdik Klaten, Suramlan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (29/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Sejumlah PNS menjalani pemeriksaan di Aula Satya Haprabu, Mapolres Klaten, Selasa (3/1/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Sejumlah PNS menjalani pemeriksaan di Aula Satya Haprabu, Mapolres Klaten, Selasa (3/1/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Sejumlah PNS menjalani pemeriksaan di Aula Satya Haprabu, Mapolres Klaten, Selasa (3/1/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini, menunggu sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Senin (22/5/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (kiri belakang) mendengar kesaksian di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Jumat (7/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (kiri) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jateng, Jumat (7/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (22/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini, menunggu sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Senin (22/5/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (tengah) menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (5/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (22/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
sidang bupati klaten
sidang bupati klaten
Terdakwa kasus suap promosi dan mutasi jabatan, Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini, menjalani di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (5/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Ilustrasi korupsi (Ethixbase.com)
Bupati Nonaktif Klaten Sri Hartini (kiri) mendengarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (29/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Kasi SMP Disdik Klaten, Suramlan, yang menjadi terdakwa kasus suap Bupati Klaten Sri Hartini di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (29/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini, menunggu sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Senin (22/5/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini, menunggu sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Senin (22/5/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Muhammad Milkhan (Istimewa)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini menjadi terdakwa kasus suap promosi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Klaten. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (22/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini berkonsultasi dengan penasihat hukumnya seusai mendengarkan dakwaan jaksa di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin(22/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini, sesaat sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Senin (22/5/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Kolom

GAGASAN
Membumikan Politik Profetik

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (17/7/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id.  Solopos.com, SOLO–Saya tidak bermaksud berutopia bila dalam esai ini mewacanakan kembali politik profetik. Dalam ranah wacana, politik profetik…