Kumpulan Berita » #Bupati Klaten ditangkap KPK

Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini, menunggu sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Senin (22/5/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Muhammad Milkhan (Istimewa)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini menjadi terdakwa kasus suap promosi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Klaten. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (22/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini, sesaat sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Senin (22/5/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Bupati Nonaktif Klaten Sri Hartini. (JIBI/Solopos/Antara/Aprillio Akbar)
Bupati Nonaktif Klaten Sri Hartini. (JIBI/Solopos/Antara/Sigid Kurniawan)
Bupati Nonaktif Klaten Sri Hartini. (JIBI/Solopos/Antara/Sigid Kurniawan)
Seorang warga melintas di depan Rumah Dinas (Rumdin) Bupati, Jl. Pemuda Klaten, Sabtu (22/4/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa PNS Pemkab Klaten di Mapolres Klaten, Selasa (17/1/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Bupati Klaten non aktif Sri Hartini meninggalkan Gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (18/1/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A)
Kasi SMP Disdik Klaten, Suramlan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (29/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Aula Satya Haprabu Mapolres Klaten yang digunakan penyidik KPK untuk memeriksa saksi kasus dugaan jual beli jabatan di Klaten. Foto diambil di Mapolres Klaten, Jumat (7/4/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Aula Satya Haprabu Mapolres Klaten yang digunakan penyidik KPK untuk memeriksa saksi kasus dugaan jual beli jabatan di Klaten. Foto diambil di Mapolres Klaten, Jumat (7/4/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Sejumlah PNS menjalani pemeriksaan di Aula Satya Haprabu, Mapolres Klaten, Selasa (3/1/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang diperiksa di aula Satya Haprabu Mapolres Klaten, Rabu (8/2/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa PNS Pemkab Klaten di Mapolres Klaten, Selasa (17/1/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Kasi SMP Disdik Klaten, Suramlan, yang menjadi terdakwa kasus suap Bupati Klaten Sri Hartini di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (29/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Kasi SMP Disdik Klaten, Suramlan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (29/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Kasi SMP Disdik Klaten, Suramlan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (29/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Anak Bupati Klaten, Andy Purnomo diperiksa KPK, Senin (27/3/2017). (Okezone.com)
Baliho berisi tulisan menyemangati PNS agar menjadi lebih baik terpasang di halaman pendapa Pemkab Klaten, Jumat (24/3/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Wakil Bupati Klaten, Sri Mulyani. (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Wakil Bupati Klaten, Sri Mulyani. (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)

Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan┬áSolopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di┬ámilkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áPredikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…