Kumpulan Berita » #Bupati Klaten

Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (kedua dari kanan) dipapah pendukungnya ke ruang tahanan seusai divonis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (20/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Suasana perayaan Yaqowiyyu di Lapangan Klampeyan, Jatinom, Klaten, Jumat (3/11/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, di aula Kantor Desa Jomboran, Klaten Tengah, Sabtu (28/10/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (kedua dari kanan) dipapah pendukungnya ke ruang tahanan seusai divonis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (20/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Truk pengangkut tambang galian golongan C melintas di jalan Dukuh Bandungan, Desa Bandungan, Jatinom, Klaten, Sabtu (7/10/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)
Kades terpilih Nanggulan, Klaten, Suroto, menghilang menjelang dilantik. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Warga berebut gunungan dalam Kirab Adat Budaya Sura di Dukuh Pandanan, Desa Soropaten, Karanganom, Klaten, Minggu (24/9/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)
Warga menggunakan hak pilih di Pilkades Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten, Rabu (26/7/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (kedua dari kanan) dipapah pendukungnya ke ruang tahanan seusai divonis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (20/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Suasana objek wisata Bukit Cinta, Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Klaten, Senin (26/6/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)
Siswa SMK Muhammadiyah 1 Prambanan menggelar salat gaib sebagai bentuk keprihatinan tragedi Rohingnya di halaman sekolah tersebut, Selasa (5/9/2017) pagi. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
kancane mas narno
Ekspresi bupati nonaktif Klaten Sri Hartini seusai dituntut 12 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Senin (28/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini menjadi terdakwa kasus suap promosi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Klaten. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Warga berburu ikan di Embung Cina dalam Lebaran Ikan di Desa Gemblegan, Kalokotes, Klaten, Minggu (27/8/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memerankan Dharmadyaksa saat pergelaran ketoprak di halaman Gedung Sunan Pandanaran, Kamis (3/8/2017) malam. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Para penari menampilkan Tari Gambyong secara kolosal di sepanjang Jl. Pemuda, Minggu (30/7/2017) pagi. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Seorang warga melintas di depan Rumah Dinas (Rumdin) Bupati, Jl. Pemuda Klaten, Sabtu (22/4/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Penari berkostum lurik unjuk kebolehan dalam Klaten Lurik Carnival (KLC) 2017 di Jl. Pemuda, kawasan alun-alun Klaten, Sabtu (29/7/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)
Warga menggunakan hak pilih di Pilkades Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten, Rabu (26/7/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Bupati Kudus Musthofa. (Musthofa-bupati.com)
Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini berdiskusi dengan tim penasihat hukum di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (10/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…