Kumpulan Berita » #BPJS

BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta melalui Kantor Cabang Perintis (KCP) BPJS Ketenagakerjaan Gunungkidul salurkan bantuan kepada korban Badai Cempaka di Balai Desa Pacarejo, Semanu, Senin (3/12/2017). (Ist/BPJS Ketenagakerjaan)
Muhammad Sholahuddin
Ilustrasi kartu BPJS (JIBI/Solopos/Dok.)
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Suwilwan Rachmat (lima dari kiri), menyerahkan paket sembako kepada driver Gojek di halaman kantornya, Sabtu (4/11/2017). (Asiska Riviyastuti/JIBI/Solopos)
Rafli Bima Ananta, 6 (paling kanan), penderita lumpuh layu asal Semanggi, Pasar Kliwon, dikunjungi Kepala Dinas Sosial Rohana (dua dari kiri), Rabu (18/10/2017). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Delpasari menggendong jenazah putrinya di angkutan umum (Instagram seputar_lampung)
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, (tengah), menandatangani prasasti desa sadar jaminan ketenagakerjaan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, pertengahan Agustus lalu. (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Tim Lazismu Sragen mengevakuasi nenek-nenek ke ambulans di Dukuh Bulakrejo RT 023, Desa Ngangosari, Sumberlawang, Sragen, Senin (21/8/2017). (Istimewa/Sari/Lazismu)
Presiden direktur dan CEO PT Nyonya Meneer yang juga Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia Charles Saerang. (Kelik Taryono/JIBI/Bisnis)
Para karyawan perusahaan jamu PT Nyonya Meneer di tenda yang mereka dirikan di depan pintu masuk pabrik di Jl Raden Patah, Kaligawe, Semarang, Senin (18/7/2016). Para karyawan ini mendirikan tenda sebagai bentuk protes karena gaji selama lima bulan dan THR mereka yang belum dibayarkan. (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda Saputra)
Ilustrasi kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan (Twitter)
Peserta BPJS Kesehatan menerima pelayanan dari petugas di Kantor BPJS DIY Gedong Kuning No. 130A Jogja, Selasa (26/7/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Warga mengikuti layanan kesehatan screening mata di halaman Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo, Jumat (9/6/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Karyawan Kantor Layanan Operasional Kabupaten (KLOK) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Wonogiri melayani calon peserta BPJS Kesehatan di Kantor KLOK BPJS Wonogiri, Jumat (7/4/2017). (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos)
Nada, 2, bocah asal RT 001/RW 001 Dukuh Plalangan, Desa Lencoh, Selo, Boyolali, terluka serius di lengan kirinya akibat ketumpahan minyak goreng mendidih sebulan lalu. (Istimewa)
Pengunjung asyik berswafoto atau selfie di lokasi helipad di lantai 29 RS Indriati, kawasan Solo Baru, Selasa (18/4/2017). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)
Karyawan Kantor Layanan Operasional Kabupaten (KLOK) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Wonogiri melayani calon peserta BPJS Kesehatan di Kantor KLOK BPJS Wonogiri, Jumat (7/4/2017). (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos)
Ilustrasi rumah bersubsidi. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Noval, bayi berusia 2 bulan asal Sragen yang menderita kebocoran jantung. (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Pelayanan di kantor BPJS Ketenagakerjaan DIY, Senin (15/8/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Aditya Setyawan, 9 bulan, digendong kerabatnya, Kamis (5/1/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)
Beberapa Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten menunjukkan kartu BPJS kesehatan di Kantor BPBD Klaten, Senin (16/1/2017). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Ilustrasi perawatan pasien di rumah sakit (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Aditya Setyawan, 9 bulan, digendong kerabatnya, Kamis (5/1/2017). (Aries Susanto/JIBI/Solopos)

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…