Kumpulan Berita » #bpbd sragen

Tim gabungan BPBD dan PMI Sragen mengevakuasi pohon tumbang di depan salah satu rumah warga di Dukuh Tambak, Desa Sribit, Sidoharjo, Sragen, Kamis (16/11/2017) sore. (Istimewa/Warseno/PMI Sragen)
Sejumlah petugas mendata rumah yang rusak karena angin ribut di Dukuh Tambak, Desa Sribit, Sidoharjo, Sragen, Kamis (16/11/2017). (Istimewa/Samsuri/Kecamatan Sidoharjo)
Personel BPBD Sragen memotong batang batang kayu yang patah dan menutup jalan, Selasa (14/11/2017) malam. (Dokumentasi BPBD Sragen/JIBI/Solopos)
Personel BPBD Sragen bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di jalan Jambangan-Gambiran, Desa Wonorejo, Kedawung, Sragen, Jumat (10/11/2017) malam. (Istimewa/Warijo/Pemdes Pengkok)
Sejumlah warga berusaha memadamkan api di hutan rakyat wilayah Dukuh Jatirejo, Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Sragen, Rabu (6/9/2017). (Istimewa/Tri Hartanto/Polsek Sambirejo)
Ilustrasi penemuan mayat (JIBI/Solopos/Dok.)
Dirut PDAM Tirto Negoro Sragen Supardi mengampiri tangki air bersih yang hendak dikirim ke Dukuh Kowang, Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Selasa (22/8/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Warga menuang air ke dalam kelenting milik warga lainnya saat antre bantuan air bersih dari BPBD Sragen di Dukuh Kowang, Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen, Sabtu (12/8/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Anggota Satgas BPBD Sragen menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Dukuh Plasan, Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Sabtu (12/8/2017). (Istimewa/BPBD Sragen)
Warga Kowang, Ngargotirto, Sumberlawang, mengambil air bersih kiriman tim BPBD Sragen, Jumat (11/8/2017). (Istimewa/Dokumentasi BPBD Sragen)
Dua anggota Satgas BPBD Sragen menggergaji batang pohon tumbang di Jl. R.A. Kartini, Dukuh Dedekan, Desa Pelemgadung, Karangmalang, Sragen, Kamis (3/8/2017) sore. (Istimewa/BPBD Sragen)
Ilustrasi krisis air (JIBI/dok)
Ilustrasi pasukan pemadam kebakaran menghadapi amukan si jago merah. (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Tim SAR gabungan membawa jenazah bocah Masaran yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Minggu (9/7/2017). (Istimewa/Demang/BPBD Sragen)
Tim SAR gabungan membawa jenazah bocah Masaran yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Minggu (9/7/2017). (Istimewa/Demang/BPBD Sragen)
Puluhan anggota tim SAR gabungan bersiap mencari Muhammad Ali Zaiz, 12, warga Masaran yang hilang di Sungai Bengawan Solo, Minggu (9/7/2017). (Istimewa/Demang/BPBD Sragen)
Dua personel Koramil Sambirejo mengecek kerusakan material akibat longsor di kawasan Objek Wisata Mata Air Panas Bayanan, Jambeyan, Sambirejo, Selasa (25/4/2017). (Istimewa)
Retakan tanah muncul di permukaan lantai rumah Jumani, 60, di Dusun Sejeruk, Desa Musuk, Sambirejo, Sragen, Minggu (16/4/2017). (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)
Kasi Tramtib Kecamatan Kalijambe Agus Subagyo (kiri) melihat keretakan tanah di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Senin (6/2/2017). (Istimewa/Agus Subagyo)
Kadus II Desa Kecik, Tanon, Sragen, Catur Sunarwan, memeriksa kondisi Polindes Kecik yang rusak diterjang puting beliung, Selasa (28/3/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Kondisi rumah Sarimin, 50, di Dusun Waduk RT 005, Desa Kecik, Tanon, Sragen, yang roboh setelah diterjang angin puting beliung, Senin (27/3/2017). (Istimewa)

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…