Kumpulan Berita » #BNPB

Sekolah gunung di Cilacap, Rabu (4/10/2017). (Istimewa/Humas Cilacap)
Tanah di Jambon, Menjing, Jenawi, bergerak, Kamis (12/2/2015). Akibat kejadian itu sejumlah retakan tanah pun terjadi hingga merusak sebagian bangunan warga. (Bayu Jatmoko Adi/JIBI/Solopos)
Ilustrasi bencana alam angin kencang. (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, berkomunikasi dengan wartawan se-Ponorogo di pendapa pemkab setempat, Kamis (8/12/2016) sore. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Tim SAR menggunakan perahu karet mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Ledoksari, Pajang, Laweyan, Solo, Selasa (4/10/2016) malam. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Sejumlah kendaraan roda empat tengah melintas di kubangan air rob yang disebabkan jalan berlubang di Jl Raya Raden Patah, Kaligawe, Genuk, Kota Semarang, Selasa (28/6/2016). (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)
Warga beraktivitas di atas tanggul Sungai Bengawan Solo dan mengamati ketinggian air yang menggenangi permukiman bantaran di Kampung Putat, Jebres, Solo, Minggu (19/6/2016). (Ivanovic Aldino/JIBI/Solopos)
ilustrasi curahan air hujan (JIBI/Solopos/Dok.)
Sukarelawan PMI mengevakuasi warga korban banjir Indramayu, Senin (16/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Dedhez Anggara)
Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Solopos/Antara/Izaac Mulyawan)
Ilustrasi uang tunai rupiah. (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)
Polisi dan warga bergotong-royong menanggulangi kebakaran hutan di wilayah Dusun Gamping RT 001, Desa Sendangijo, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Sabtu (18/10/2014). Mereka mematahkan ranting pohon untuk mengisolasi kebakaran hutan agar tak masuk ke permukiman warga. Satu unit mobil kebakaran juga dikerahkan ke lokasi kebakaran agar api tak menjalar ke permukiman warga. (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos)
Petugas pemadam kebakaran dibantu tim SAR Karanganyar, BPBD Karanganyar, TNI, Polisi, warga, dan lain-lain menyemprotkan air ke rumpun bambu yang longsor di bagian bawah sebelah barat parkir B kompleks Makam Astana Giribangun, Selasa (23/12/2014). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Pembenahan Jembatan Biru, Kampung Mipitan, Solo, Kamis (23/4/2015). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…