Kumpulan Berita » #banjir gunungkidul

Sejumlah wisatawan saat bermain air di objek wisata cave tubing Kalisuci di Desa Pacarejo, Semanu. Kamis (18/5/2017). (IST)
Seorang pengendara tidak jadi melintas karena jalan di Dusun Jasem Lor, Desa Pacarejo terendam air akibat luapan dua telaga di kawasan tersebut, Jumat (12/1/2018). (IST/Dok Pemdes Pacarejo)
Ilustrasi penyaluran air bersih. (Burhan Aris N./JIBI/Solopos)
Wisatawan di Pantai Baron Gunungkidul, Kamis (25/12/2014). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Ilustrasi pasien ISPA (Ilustrasi/Solopos/doc)
Sejumlah siswa SMK Negeri 1 Tanjungsari mengevakuasi perabot dan arsip penting sekolah menggunakan perahu karet saat banjir merendam sekolah mereka di Desa Kemadang, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (28/11/2017). (Harian Jogja/Desi Suryanto)
Salah seorang warga mengambil gambar lahan tergenang di Gunungkidul akhir November 2017. (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja)
Sejumlah siswa SMK Negeri 1 Tanjungsari mengevakuasi perabot dan arsip penting sekolah menggunakan perahu karet saat banjir merendam sekolah mereka di Desa Kemadang, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (28/11/2017). (Harian Jogja/Desi Suryanto)
Staf Pemerintah Desa Pacarejo Mursono saat ikut dalam upaya menghilangkan bau dari bangkai ayam yang berada di salah satu kandang di Dusun Kuwon Kidul, Pacarejo, Semanu, Minggu (3/12/2017). (Harian Jogja/David Kurniawan)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menumpangi perahu karet untuk bertemu dengan warga Bojin yang terisolasi akibat banjir. Gambar diambil Jumat (1/12/2017). (Istimewa/Pemdes Bejiharjo)
Sejumlah warga sedang mengamati lubang misterius yang membuat debit air Telaga Boromo menyusut hingga 1/3 bagian. Jumat (1/12/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Sejumlah siswa SMK Negeri 1 Tanjungsari mengevakuasi perabot dan arsip penting sekolah menggunakan perahu karet saat banjir merendam sekolah mereka di Desa Kemadang, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (28/11/2017). (Harian Jogja/Desi Suryanto)
Sejumlah siswa SMK Negeri 1 Tanjungsari mengevakuasi perabot dan arsip penting sekolah menggunakan perahu karet saat banjir merendam sekolah mereka di Desa Kemadang, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (28/11/2017). (Harian Jogja/Desi Suryanto)
Evakuasi sepeda motor siswa SMK Pelayaran 1 Tanjungsari. Beberapa wilatah Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul terkena banjir, Selasa (28/11/2017). (IST/Dok Satlinmas Rescue Istimewa Wil II Gunungkidul)
Evakuasi sepeda motor siswa SMK Pelayaran 1 Tanjungsari. Beberapa wilatah Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul terkena banjir, Selasa (28/11/2017). (IST/Dok Satlinmas Rescue Istimewa Wil II Gunungkidul)
Kondisi SMPN 3 Saptosari Gunungkidul, Jumat (2/12/2016) yang terendam banjir. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Kondisi SMPN 3 Saptosari Gunungkidul, Jumat (2/12/2016) yang terendam banjir. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Ilustrasi banjir (Onlyhdwallpapers.com)
Ilustrasi banjir es (Youtube)
Ilustrasi banjir selutut (JIBI/Solopos/Antara/Saiful Bahri)
Ilustrasi banjir es (Youtube)

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…