Warga merekam data untuk KTP elektronik di Kantor Dispendukcapil Kota Solo, kompleks Balai Kota Solo, Selasa (21/11/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Ilustrasi e-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)
Ilustrasi akta kelahiran (JIBI/Solopos/Dok.)
Ilustrasi Kartu Insentif Anak (JIBI/Solopos/Antara/Akbar Nugroho)Gumay)
Ilustrasi e-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)
Ilustrasi e-KTP. (JIBI/Solopos/Dok.)
Ilustrasi Kartu Insentif Anak (JIBI/Solopos/Antara/Akbar Nugroho)Gumay)
Ilustrasi e-KTP. (JIBI/Solopos/Dok.)
Petugas membantu merekam data identitas warga dalam pembuatan e-KTP di Kantor Pemerintah Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Selasa (2/8/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Ilustrasi perekaman data e-KTP. (JIBI/Solopos/Dok.)
Rumah Indekos
proses rema data e-KTP
Ilustrasi e-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)
Ilustrasi KIA (Kemendagri.go.id)
Mobil keliling administrasi kependudukan di Solo, Minggu (21/6/2015). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Ilustrasi Kartu Insentif Anak (JIBI/Solopos/Antara/Akbar Nugroho)Gumay)
Ilustrasi e-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…