Sejumlah perempuan menggendong pasir menggunakan ember seusai mencari pasir di sungai kering Desa Ketro, Karangrayung, Grobogan, Jateng, Rabu (16/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Penyaluran air bersih dengan truk tangki di Dukuh Gedad, Ketro, Karangrayung, Grobogan, Jateng, Rabu (16/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Air yang sejatinya tidak layak konsumsi diperoleh dari lubang yang digali di dasar sungai Dukuh Lekong, Ketro, Karangrayung, Grobogan, Jateng yang telah mengering, Rabu (16/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Warga antre mendapatkan air bersih dari truk tangki saat penyaluran air bersih di Dukuh Gedad, Ketro, Karangrayung, Grobogan, Jateng, Rabu (16/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Pekerja menata daun tembakau di tempat pengepul di Desa Tanggungharjo, Grobogan sebelum dikirim ke Temanggung, Sabtu (12/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Pekerja mencoba meruntuhkan batu padas di perbukitan Desa Tanggungharjo, Grobogan, Jateng, Senin (7/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Warga menggali fosil di Desa Banjarejo, Gabus, Grobogan, Jateng, Selasa (13/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Air asin dari sumur di Desa Jono, Kecamatan Tawangharhjo, Kabupaten Grobogan, Jateng yang dapat diproduksi menjadi garam. (Instagram-@ganjar_pranowo)
Ilustrasi garam. (JIBI/Solopos/Dok.)
Aktivis Komunitas Peduli Fosil Banjarejo melakukan konservasi fosil di bawah pengawasan pegawai Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran di situs prasejarah Desa Wisata Banjarejo, Gabus, Grobogan, Jateng, Senin (31/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Dok
Pekerja meratakan pupuk organik bersubsidi di kawasan lahan pendampingan pertanian tanaman holtikultura bawang merah di Desa Brabo, Grobogan, Jateng, Sabtu (8/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Ilustrasi kecelakaan. (JIBI/Solopos/Dok.)
Sejumlah prajurit TNI AL mengusung peti jenazah almarhum Kapten (P) Haryanto saat akan dimakamkan di Desa Pelemwulung, Pulorejo, Grobogan, Jateng, Senin (3/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Ilustrasi polisi grobogan
Warga melintasi jembatan lapuk dari zaman penjajahan Belanda di Grobogan, Jateng, Selasa (20/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Warga menggali fosil di Desa Banjarejo, Gabus, Grobogan, Jateng, Selasa (13/6/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Ilustrasi pemutusan layanan PT PLN. (Thecable.ng)
Mobil Avanza berpelat nomor polisi B 1937 UZQ lumat setelah tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek di perlintasan tanpa palang Desa Sedadi, Penawangan, Grobogan, Jateng, Minggu (20/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Ilustrasi pelayanan admninistrasi kependudukan (JIBI/Solopos/Dok.)
Sejumlah petugas dari Basarnas dan kepolisian mengevakuasi bangkai mobil yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di pintu perlintasan di Desa Sedadi, Penawangan, Grobogan, Sabtu (20/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho).
Sebuah mobil Toyota Avanza terbakar setelah terseret KA Argo Bromo Anggrek hingga 300 meter di dekat Stasiun Sedadi, Grobogan, Sabtu (20/5/2017). (Facebook/Aliftya Dea)
Ilustrasi kecelakaan. (JIBI/Solopos/Dok.)
Sebuah mobil Toyota Avanza terbakar setelah terseret KA Argo Bromo Anggrek hingga 300 meter di dekat Stasiun Sedadi, Grobogan, Sabtu (20/5/2017). (Facebook/Aliftya Dea)

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…