Sudirman Said. Calon gubernur nomor urut 2 pada Pilgub Jateng, Sudirman Said (tengah), sedang berdoa bersama warga di tengah gubug persawahan di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Kamis (15/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Tim Media Sudirman Said)
Kamis, 15 Februari 2018 21:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
Kampanye Hari Pertama, Sudirman Said Pulang Kampung

Pilkada 2018 telah memasuki masa kampanye peserta Pilgub Jateng.

Solopos.com, SEMARANG – Hari perdana kampanye, Kamis (15/2/2018), benar-benar dimanfaatkan para peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) atau tepatnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018. Kedua pasangan calon (paslon) memanfaatkan kesempatan itu untuk menggalang dukungan dengan mengunjungi warga di pedesaan, seperti yang dilakukan Sudirman Said.

[Baca juga Kampanye Perdana, Ganjar Kunjungi Pati Lalu Bertahun Baru Imlek di Lasem]

Calon gubernur nomor urut dua pada Pilgub Jateng itu memanfaatkan kampanye hari pertama dengan mengunjungi warga di kampung halamannya, Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Kedatangan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu pun disambut meriah oleh warga desa yang tengah berada di sebuah gubug di tengah sawah.

Di tengah area persawahan itu, warga yang mayoritas merupakan ibu-ibu dan pemuda itu pun mengutarakan aspirasi melalui diskusi dan dialog dengan Sudirman. Selain menggelar diskusi, ratusan warga juga menyuguhi makanan berupa nasi bungkus kepada Sudirman Said di lahan pertanian dan kebun bawang merah tersebut.

“Alhamdulillah, saat ini salah satu warga Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes akan menjadi Gubernur Jawa Tengah. Mari kita doakan agar keinginan beliau bisa tercapai, memimpin Jateng yang lebih baik lagi,” kata salah seorang warga, Bambang, seperti dikutip dari siaran pers tim media Sudirman Said, Kamis.

Sementara itu, Sudirman Said yang mendapat sambutan dari warga mengaku sangat senang. Ia pun mengapresiasi sambutan warga itu dengan antusias.

“Mereka sebagian besar adalah masyarakat yang hidup dari pertanian, dan kedatangan saya ke sini tidak  mengarahkan. Karena tahu ada warganya pulang mereka menyambut dengan antusias,” ujar Sudirman.

Dia berjanji,  ketika terpilih menjadi Gubernur Jateng akan memprioritaskan desa sebagai fokus pembangunan di Jateng. “Segala aktivitas kita ditopang oleh orang-orang desa, namun ternyata kepedulian pemerintah masih rendah terhadap kehidupan warga desa. Gambaran rendahnya perhatian pemerintah terhadap desa terlihat di Jawa Tengah,” tukasnya.

Sudirman mengatakan ketimpangan sosial antara daerah perkotaan dan pedesaan sangat tinggi. “Dari 8559 desa dan kelurahan di Jateng, angka kemiskinan Jateng yang cukup tinggi, yakni 13% atau lebih tinggi dari rata-rata angka kemiskinan nasional didominasi oleh penduduk desa,”ujarnya lagi.

Sementara itu, lawan Sudirman di Pilkada atau Pilgub Jateng 2018, Ganjar Pranowo, juga memanfaatkan kampanye hari pertama dengan berkunjung ke masyarakat pedesaan. Cagub nomor urut 1 itu berkunjung ke masyarakat yang ada di Pati dan Rembang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Guru Honorer

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/2/2018). Esai ini karya Roko Patria Jati, dosen di Institut Agama Islam Negeri Salatiga. E-mail penulis adalah bee.ascholar@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tragedi yang mencoreng dunia pendidikan Indonesia muncul lagi bak serial drama televisi yang terus…