Ganjar Pranowo (kiri) dan Sudirman Said (kanan). (Instagram-@ganjar_pranowo/Twitter-@sudirmansaid) Ganjar Pranowo (kiri) dan Sudirman Said (kanan). (Instagram-@ganjar_pranowo/Twitter-@sudirmansaid)
Kamis, 15 Februari 2018 12:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
Catut Nama Ganjar, Akun Twitter Ini Dianggap Fitnah Sudirman Said

Pilkada 2018 baru memasuki masa kampanye namun sudah dibumbui fitnah dari pihak tak bertanggung jawab.

Solopos.com, SOLO – Meskipun masa kampanye Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 baru dimulai, black champagne atau kampanye hitam ditengarai telah dilakukan pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Black champagne alias kampanye hitam itu diduga dilakukan orang tak bertanggungg jawab di media sosial Twitter dengan mencatut nama salah satu calon gubernur (cagub), Ganjar Pranowo. Dengan menggunakan akun Twitter @Ganjar2Periode, orang tak bertanggung jawab itu menebar ujaran-ujaran yang belum tentu kebenarannya.

Print-screen kicauan pengguna akun Twitter @Ganjar2Periode. (Twitter-@sailordreamer)

Print-screen kicauan pengguna akun Twitter @Ganjar2Periode. (Twitter-@sailordreamer)

Pengguna akun Twitter tersebut bahkan menggaungkan imbauan untuk tak memilih salah satu paslon di pilkada atau lebih tepatnya Pilgub Jateng 2018 dengan membawa isu agama. Pengguna akun Twitter @Ganjar2Periode itu juga  mengunggah foto Sudirman Said yang disandingkan dengan bendera Israel.

“Jangan pilih Sudirman Said. Dia ternyata merupakan keturunan Kristen yang berkedok Islam! #Salam2Periode #GanjarJateng1 #Ganjar2Periode,” tulis pengguna akun tersebut, Rabu (14/2/2018) pukul 15.30 WIB.

Sayangnya, kicauan tersebut lantas sirna dan akun tersebut sudah tak bisa ditemukan beberapa saat kemudian. Namun demikian, beberapa warganet sudah menyimpan kicauan pengguna dari akun Twitter @Ganjar2Periode itu dengan memanfaatkan fasilitas print-screen.

Menanggapi hal itu, Ganjar Pranowo melalui akun Twitternya secara terbuka dengan semangat turn back hoax menyatakan tindakan pengguna akun Twitter @Ganjar2Periode itu merupakan sebuah fitnah yang ditujukan kepada Sudirman Said. “Kenapa kalian tega menggunakan nama saya untuk memfitnah orang?” tulis cagub yang didampingi Taj Yasin di pilkada atau lebih tepatnya Pilgub Jateng 2018 ini.

Sementara itu, Sudirman Said yang juga dikenal aktif di Twitter belum melontarkan pernyataan apa pun terkait hal itu melalui akun Twitternya. Sudirman Said justru terpantau hanya mengunggah foto dirinya saat menghadiri apel Bawaslu Jateng di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Rabu (14/2/2018).

Di sisi lain, kicauan pengguna akun Twitter @Ganjar2Periode yang dianggap memfitnah Sudirman Said itu berhasil membuat warganet geram. Menurut warganet, pilkada atau lebih tepatnya Pilgub Jateng 2018 seharusnya berjalan damai tanpa harus ada isu suku agama ras dan antargolongan (SARA), terlebih fitnah. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…