Nelayan mengangkat mesin kapal seusai melaut di kawasan pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari. (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo) Nelayan mengangkat mesin kapal seusai melaut di kawasan pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari. (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo)
Kamis, 15 Februari 2018 11:40 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Menyongsong Abad Samudra Hindia, HNSI Bentuk Pengurus Nelayan

Tiga kabupaten bentuk pengurus nelayan.

Solopos.com, JOGJA–Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DIY, Kanjeng Pangerah Haryo (KPH) Wironegoro, melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang HSN Kabupaten Gunungkidul, Bantul, dan Kulonprogo.

Pembentukan pengurus nelayan dari tiga kabupaten tersebut untuk mendukung percepatan visi misi Gubernur DIY, yakni terwujudnya abad samudera hindia, “Jadi nelayan ini jadi ujung tombak yang terdampak langsung dari visi misi Ngarso Dalem,” kata Wironegoro, seusai pelantikan tiga DPC HSN di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Rabu (14/2/2018).

Wironegoro mengatakan pengurus nelayan dari tiga kabupaten tersebut akan bertanggung jawab terhadap sekitar tiga ribuan nelayan. DPC HNSI akan mengakomodasi semua persoalan nelayan. Menurut dia, untuk mendukung visi misi Gubernur, nelayan perlu bersinergi dengan pemerintah kabupaten setempat, sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing kabupaten.

“Misalnya di Gunungkidul bersinergi dengan pariwisata, Kulonprogo dengan persiapan bandara, dan Bantul dengan tambaknya,” ujar Wironegoro.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…