Ali Mustofa dan Restu berbagi ilmu dengan siswa SMP Budya Wacana, Rabu (14/2/2018). (Foto Istimewa) Ali Mustofa dan Restu berbagi ilmu dengan siswa SMP Budya Wacana, Rabu (14/2/2018). (Foto Istimewa)
Kamis, 15 Februari 2018 12:40 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Gandeng Bima Perkasa, BPD DIY Sambangi Sekolah

Bank BPD DIY dan Bima Perkasa Jogja, gelar coaching clinic di SMP Budya Wacana.

Solopos.com, JOGJA–Sekolah Menengah Pertama (SMP) Budya Wacana menjadi sekolah ketiga yang dikunjungi oleh Bank BPD DIY bersama tim basket Bima Perkasa Jogja (BPJ) dalam rangkaian kegiatan Bank BPD DIY Bima Perkasa Goes to School, TUNAS Muda Tumbuh Berkelanjutan dan Menang. Kegiatan ini digagas untuk menambah wawasan siswa seputar bola basket sekaligus memberikan edukasi tentang gerakan gemar menabung sejak dini.

Coaching clinic dilaksanakan di lapangan basket SMP Budya Wacana pada Rabu (14/2/2018) diikuti oleh seluruh siswa. Dalam kesempatan tersebut BPJ menghadirkan dua orang pemainnya yaitu Ali Mustofa dan Restu. Ditengah para siswa yang antusias, Ali dan Restu membagikan tips seputar bermain bola basket dan sekali-kali menunjukkan kebolehannya mengolah si kulit bundar.

Pemimpin Bank BPD DIY Cabang Senopati, Wahyu Wijonarko yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegitan itu merupakan bagian dari edukasi perbankan yang dilakukan oleh Bank BPD DIY kepada pelajar di DIY. Harapannya siswa-siswi mulai mengenal dan belajar untuk mengelola keuangan sendiri dan menyiapkan masa depan dengan menabung sejak dini melalui tabungan TUNAS Bank BPD DIY.

“Melalui kegiatan seperti ini kami berharap para siswa dapat mengenal produk-produk perbankan dan belajar menabung di bank sejak dini, khusunya di Bank BPD DIY,” terangnya melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu.

Rencanaya masih ada 12 sekolah lagi yang akan di kunjungi oleh Bank BPD DIY dan Bima Perkasa Jogja sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. (*)

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…