Pengendara sepeda motor nekat terobos lampu merah meski sudah diingatkan petugas (Instagram) Pengendara sepeda motor nekat terobos lampu merah meski sudah diingatkan petugas (Instagram)
Rabu, 14 Februari 2018 08:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Ulah Pengendara Motor Ini Menjengkelkan & Tak Tahu Malu

Di bawah ini video detik-detik pengendara motor di Bogor tak gubris imbauan dishub.

Solopos.com, BOGOR – Memperingatkan pelanggar rambu lalu lintas menggunakan pengeras suara sudah dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Belum lama ini di Kabupaten Bogor, Jawa Barat ada pengendara yang diperingatkan karena melanggar marka. Meski pelat nomor kendaraannya sudah dibacakan secara lantang, pria pengendara motor yang melanggar marka jalan masih nekat hingga menerobos lampu lalu lintas.

Video CCTV peristiwa tersebut diunggah di akun Instagram @lurahkita, Minggu (11/2/2018). Dalam video pendek tampak satu pengendara sepeda motor berhenti di depan marka jalan. Dia diperingatkan agar memundurkan sepeda motor sampai ke belakang marka.

Untuk menegaskan imbauannya, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor sampai menyebutkan pelat nomor kendaraan dengan suara pengeras. Alih-alih menuruti imbauan dishub, pengendara sepeda motor dengan pelat F 5142 FAQ takmenggubris imbauan tersebut.

Dia masih santai di kendaraannya, bahkan terlihat pria pengendara sepeda motor itu merokok sambil berkendara. Hal itu membuat petugas dishub mengimbau agar rokok dimatikan karena abu rokok membahayakan pengendara lain.

Masih tak menggubrik imbauan dishub, pria itu malah memajukan kendaraannya sedikit demi sedikit, dia berniat menerobos lampu merah. “Jangan panik pak, jangan menerobos lampu merah, silahkan memundurkan sepeda motor dan mematikan rokoknya, jangan panik Pak, jangan menerobos lampu merah,” ucap petugas dishub.

Meski sudah diperingatkan berkali-kali, pria yang tak diketahui identitasnya itu tetap nekat menerobos lampu merah. Rekaman CCTV tersebut sontak mengundang kecaman dari warganet.

“Wahai manusia tak berotak, beli otak dulu sebelum menyetir motor,” tulis @adhan21_.

“Orang seperti itu halal ditabrak,” tulis @frhansid_.

“Ngomong sama binatang, mau teriak-teriak seperti apapun tetap dia ga bakal paham,” tulis @auliarahman_46.

 

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…