Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) bersama istri, Veronica Tan (tengah) dan anak, Nicholas Sean Purnama, menunjukkan tinta di jari seusai melakukan pencoblosan di TPS 54 kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta, Rabu (19/4/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A.) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) bersama istri, Veronica Tan (tengah) dan anak, Nicholas Sean Purnama, menunjukkan tinta di jari seusai melakukan pencoblosan di TPS 54 kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta, Rabu (19/4/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A.)
Rabu, 14 Februari 2018 14:35 WIB Sholahuddin Al Ayyubi/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Sidang Cerai Ahok-Veronica Batal Digelar, Ternyata Ini Penyebabnya

Sidang gugatan cerai Ahok terhadap Veronica hari ini batal digelar.

Solopos.com, JAKARTA — Ketua Majelis Hakim tidak hadir pada sidang gugatan perceraian ketiga antara mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Veronica Tan? yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Akibatnya, sidang ketiga gugatan cerai Ahok pun batal digelar hari ini.

Penasihat hukum ?Ahok, Josefina Agatha Syukur mengatakan Ketua Majelis Hakim yang menangani sidang perceraian Ahok-Veronica tengah bertugas di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Karena itu, sidang gugatan perceraian itu diundur pekan depan.

“Ketua Majelis Hakimnya Pak Sutadi tadi tidak hadir karena sedang ada tugas di Pengadilan Tinggi?, jadi ditunda minggu depan,” tuturnya, Rabu (14/2/2018). Baca juga: Veronica Tan Masih Tanyakan Kabar Anak Ahok, “Good Friendnya” Terus Kontak.

?Menurutnya, agenda sidang gugatan perceraian kali ini adalah ?pembuktian gugatan dari pihak penggugat yaitu Ahok. Dia mengatakan pihaknya telah membawa sejumlah bukti berupa beberapa surat dan rekaman Veronika-Julianto yang melakukan perselingkuhan, namun sayangnya sidang harus diundur.

“Kami sudah membawa semua buktinya lengkap untuk disampaikan ke Majelis Hakim, tapi ternyata harus diundur sidangnya,” katanya.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…