Puluhan siswa TK bermain di Kantor Pemadam Kebakaran Kulonprogo untuk mengenal pekerjaan pemadam kebakaran, Selasa (13/2/2018). (Beny Prasetya / Harian Jogja) Puluhan siswa TK bermain di Kantor Pemadam Kebakaran Kulonprogo untuk mengenal pekerjaan pemadam kebakaran, Selasa (13/2/2018). (Beny Prasetya / Harian Jogja)
Rabu, 14 Februari 2018 06:20 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Senangnya... Siswa TK Ini Diajak Bermain di Kantor Pemadam Kebakaran

Puluhan anak-anak dari Taman Kanak-kanak ABA Sentolo mengunjungi Kantor Pemadam Kebakaran Kulonprogo

Solopos.com, KULONPROGO— Puluhan anak-anak dari Taman Kanak-kanak ABA Sentolo mengunjungi Kantor Pemadam Kebakaran Kulonprogo, Selasa (13/2/2018) pagi. Kedatangan mereka bertujuan untuk memahami pekerjaan pemadam kebakaran dan risiko api dalam keseharian.

Diungkapkan oleh Kepala Sekolah TK ABA, Ponijan, bahwasanya kunjungan anak didiknya sebanyak 81 anak itu untuk mengenal pekerjaan pemadam kebakaran.

“Jadi untuk hari ini kami ke pemadam kebakaran, untuk mengenal pekerjaannya walaupun tanpa melibatkan api,” jelasnya.

Ponijan mengungkapkan bahwa kegiatan yang dimulai dari pukul 08.30 WIB itu diisi dengan memperkenalkan alat pemadam hingga mobil pemadam. Anak-anak juga dilibatkan untuk menaiki mobil pemadam dan alat penyiram pemadam untuk memahami pekerjaan pemadam kebakaran.

“Menerangkan tentang pakaian pemadam kebakaran, mobil pemadam kebakaran dan penjelasan penggunaan peralatan pemadam,” jelasnya.

Staf Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kulonprogo, Suyatno, mengungkapkan bahwa sebenarnya Pemadam Kebakaran Kulonprogo sering dikunjungi oleh siswa. Bahkan tak jarang Damkar juga melakukan kunjungan di sekolah -sekolah tertentu.

“Sering anak TK sama PAUD datang, tujuannya untuk mengenalkan alat dan mobil pemadam kebakaran. Dari mulai pengenalan alat, pengaman alat pelindung diri seperti helm pakaian sepatu yang ada,” jelasnya.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…