Ilustrasi pensiun (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi pensiun (Dok/JIBI)
Rabu, 14 Februari 2018 12:40 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Puncak Pensiun PNS Bantul Bakal Terjadi 2020

Jumlah PNS pensiun terus bertambah.

Solopos.com, BANTUL–Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun di Bantul terus bertambah. Pemkab Bantul lantas mengajukan rekrutmen 2.643 calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pemerintah juga meminta Pusat mencabut moratorium atau penghentian sementara rekrutmen CPNS yang diberlakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terhadap Kabupaten Bantul.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryantamembenarkan hal tersebut. Dikatakannyam dari usul rekrutmen sebanyak 2.643 CPNS, Pemkab mengajukan formasi di jabatan fungsional tertentu seperti guru dan tenaga kesehatan. “Guru di atas 1500-an. Tenaga kesehatan seperti bidan dan dokter di atas 350-an,” katanya, Selasa (13/2/2018).

Namun demikian, Danu menyebut belum tentu KemenPAN-RB menyetujui seluruh pengajuan tersebut. Saat ini kata dia, gelombang PNS yang memasuki masa pensiun tidak hanya pada 2018. Pada 2019 mendatang ada 569 orang yang pensiun. Puncak pensiun bakal terjadi pada 2020, ada sekitar 600-an orang. “Kapan waktu pastinya kami menunggu Pemerintah Pusat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Didik Warsito mengapresiasi rencana rekrutmen CPNS ini. Apalagi, formasi yang diusulkan mayoritas adalah tenaga pendidik yang memang selama ini kurang. Baik di tingkat SD maupun SMP karena banyak yang pensiun setiap tahunnya. “Setiap tahun ada 400-an pegawai Disdikpora yang pensiun. 50 persen di antaranya guru,” tuturnya.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…