Sudirman-Ida Para anggota Sahabat Perempuan Padi saat menggelar jumpa pers di kantor tim pemenangan Sudirman Said-Ida Fauziyah, Semarang, Rabu (14/2/2017). (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)
Rabu, 14 Februari 2018 21:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
Sudirman-Ida Targetkan 8 Juta Suara Perempuan

Pilkada 2018 diwarnai upaya paslon Sudirman-Ida dalam meraih dukungan perempuan di Pilgub Jateng.

Solopos.com, SEMARANG – Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng), Sudirman Said-Ida Fauziyah, menargetkan 8 juta suara dari kalangan perempuan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018. Target itu akan dicapai melalui berbagai strategi, salah satunya dengan program pemberdayaan perempuan, Setara.

Setara yang merupakan singkatan dari Sejuta Wirausaha Perempuan itu akan menjadi ujung tombak tim pemenangan Sudirman-Ida dalam meraih simpati kaum perempuan di Jateng. “Setara merupakan wujud keberpihakan Pak Dirman dan Bu Ida pada perempuan. Dengan banyaknya organisasi perempuan yang bergabung, bukan hal mustahil meraih tujuh juta hingga delapan juta suara perempuan,” ujar Ketua Tim Perjuangan Merah-Putih, Ali Khamdi, saat jumpa pers di Kantor Tim Pemenangan Sudirman-Ida, Kota Semarang, Rabu (14/2/2018).

Suara perempuan pada pilkada atau Pilgub Jateng 2018 memang menjadi incara para paslon untuk meraih kemenangan. Mengacu Pilgub 2013, dari 27 juta lebih suara yang masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng hampir 55% atau sekitar 13,5 juta merupakan milik perempuan.

Kondisi itulah yang membuat paslon Sudirman-Ida berusaha menarik simpati para perempuan. Terlebih lagi, dari dua paslon yang bersaing dalam Pilgub Jateng, hanya Sudirman-Ida yang mengusung calon perempuan.

Ali menambahkan dalam pelaksanaan Setara, pihaknya akan menggendeng berbagai organisasi perempuan seperti Fatayat, Muslimat, Aisyiah, serta beberapa organisasi perempuan dari partai politik pengusung Sudirman-Ida.

Salah satu organisasi yang telah bergabung dengan tim pemenangan Sudirman-Ida itu adalah Perempuan Sahabat Padi. Juru bicara Perempuan Sahabat Padi, Utera Dinar Utami, menyebutkan alasannya bergabung dalam tim pemenangan Sudirman-Ida.

“Kami dibentuk atas dasar keprihatinan terhadap kondisi perempuan di Jateng saat ini. Kami melihat pemerintah saat ini kurang berpihak dengan perempuan, terutama dalam pemberdayaan ekonomi untuk keluarga,” terang perempuan yang akrab disapa Ira itu.

Ira menambahkan Perempuan Sahabat Padi dibentuk dari beberapa elemen organisasi sayap parpol pengusung Sudirman-Ida, non goverment organization (NGO), dan wirausaha perempuan. Selain itu juga ada Pira (Perempuan Indonesia Raya) yang merupakan organisasi perempuan Partai Gerindra, BPKK (Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga) milik PKS, serta Puan (Perempuan Amanat Nasional) dari PAN.

“Ke depan kami akan membuat workshop, serta pelatihan tentang wirausaha dan pengelolaan keuangan bagi perempuan. Kami juga akan membentuk perwakilan Perempuan Sahabat Padi mulai dari tingkat kabupaten hingga desa untuk pemenangan Sudirman-Ida,” tutur Ira.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…