Bali United vs Yangon United (Antara Foto/Nyoman Budhiana)
Rabu, 14 Februari 2018 15:25 WIB JIBI/Solopos/Newswire Indonesia Share :

PIALA AFC 2018
Bali United Takluk di Kandang, Begini Komentar Widodo

Piala AFC 2018 diwarnai dengan Bali United yang menelan kekalahan.

Solopos.com, GIANYAR – Bali United mengawali kompetisi Piala AFC 2018 dengan kekalahan. Menjamu Yangon United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (13/2/2018), justru kalah dengan skor 1-3. Pelatih Widodo Chayono Putro pun tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.

Dalam pertandingan pertama Grup G Pial aAFC 2018 itu, Bali United bahkan tertinggal 0-3 lebih dulu. Mereka kemudian bisa memperkecil kedudukan jelang babak pertama usai melalui I Gede Sukadana. Sayang, di babak kedua mereka gagal menambah gol lagi.

“Hasilnya membuat kita kecewa. Selamat atas kemenangan ini untuk Yangon United,” kata Widodo seperti dikutip dari Liputan6.com, Rabu (14/2/2018).

“Memang tidak seperti biasanya. Tapi keadaan memang tidak mungkin berada di atas terus. Apalagi mungkin dari Palembang lelah. Ada juga beberapa pemain kurang siap. Ini bisa motivasi bagi pemain agar terus berbenah,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Widodo meminta anak asuhannya terus meningkatkan kualitas individual. “Selain individual harus dibarengi dengan kualitas dengan tim. Tim pelatih tidak bisa meningkatkan kemampuan individu. Tim sukses tidak ada yang langsung tapi berawal dari beberapa kesalahan,” ujar dia.

Widodo mengaku kekalahan lawan Yangon United tersebut tidak akan mempengaruhi strategi dan filosofinya. Widodo tetap akan mengedepankan filosopi sepak bola modern setiap pertandingan. “Penguasaan bola panjang bagian di dalamnya. Dalam pertandingan tadi kita punya kesempatan menekan. Tapi tidak ada kesempatan main bola.”

“Tadi anak-anak sangat disiplin. Melakukan penetrasi. Tapi inilah hasil yang telah kita perjuangkan. Saya minta tolong individu menyiapkan diri baik fisik dan lain-lain. paling tidak konsentrasi dan fokus,” tandas Widodo.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…