Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja/Antara) Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Rabu, 14 Februari 2018 08:40 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Pemkab Bantul Usulkan Rekrut 2.643 CPNS

Waktu pelaksanaan rekrutmen belum bisa dipastikan.

Solopos.com, BANTUL–Pemkab Bantul mengajukan rekrutmen 2.643 calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pemerintah juga meminta Pusat mencabut moratorium atau penghentian sementara rekrutmen CPNS yang diberlakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN – RB) terhadap Kabupaten Bantul.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryanta membenarkan hal tersebut. Dikatakannyam dari usul rekrutmen sebanyak 2.643 CPNS, Pemkab mengajukan formasi di jabatan fungsional tertentu seperti guru dan tenaga kesehatan. “Guru di atas 1500-an. Tenaga kesehatan seperti bidan dan dokter di atas 350-an,” katanya, Selasa (13/2/2018).

Namun demikian, Danu menyebut belum tentu KemenPAN-RB menyetujui seluruh pengajuan tersebut. Apalagi pengajuan tersebut dilakukan secara berlapis. Jumlah formasi yang diusulkan ini bakal diajukan KemenPAN-RB dan Kementerian Keuangan yang berwenang menyetujui. Itu dikarenakan rekrutmen CPNS juga memerhatikan kemampuan keuangan negara.

Tetapi Danu memperkirakan Pemkab Bantul bakal mendapatkan slot sekitar 500-an CPNS. Ini mengacu jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki pensiun tahun ini sejumlah 507 orang. Sementara yang lain, Danu mengatakan pemerintah pusat bakal menggelar rekrutmen secara bertahap setiap tahunnya.

Danu juga belum dapat memastikan kapan rekrutmen CPNS Pemkab Bantul pada 2018 ini bakal dilaksanakan. Namun ia berharap rekrutmen ini dapat dilakukan sebelum pertengahan tahun. Danu juga menegaskan Pemkab siap jika rekrutmen tersebut dilakukan lebih awal. Apalagi Pemkab telah mengalokasikan anggaran seleksi CPNS dan gaji bagi sekitar seribuan ASN baru.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…