Ilustrasi Pemilu 2019. (kpu.go.id) Ilustrasi Pemilu 2019. (kpu.go.id)
Rabu, 14 Februari 2018 03:35 WIB Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos Klaten Share :

PEMILU 2019
Parpol di Klaten Mulai Jaring Caleg

Partai politik di Klaten mulai menjaring calon legislator untuk menghadapi Pemilu Legislatif 2019.

Solopos.com, KLATEN — Sejumlah partai politik (parpol) di Klaten mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2019. Salah satu persiapan yakni memulai tahap penjaringan calon legislator (caleg) baik untuk DPRD kabupaten, DPRD provinsi, maupun DPR.

Sekretaris Umum DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Klaten, Tata Sutarya, mengatakan proses penjaringan caleg sudah dilakukan. PKS bakal menyiapkan 50 caleg sesuai kuota kursi DPRD Klaten.

“Sudah dalam proses penjaringan. Kami tetapkan untuk caleg-caleg PKS pada Mei mendatang. Jumlah caleg kami isi full semua kuota. Caleg yang kami persiapkan tak semuanya dari kader. Tidak sampai 10 persen caleg berasal dari luar kader,” kata dia saat ditemui Solopos.com seusai rapat kerja daerah (rakerda) DPD PKS Klaten, akhir pekan lalu.

Tata mengatakan DPD PKS Klaten memasang target meraih tujuh kursi DPRD Klaten pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2014, PKS mendapat lima kursi DPRD Klaten. “Kami lihat di Klaten, untuk dapil 1 ada caleg yang kuat di samping itu strukturnya sangat kuat. Dapil 2 apalagi,” kata dia.

Selain menjaring caleg, Tata menuturkan PKS juga mempersiapkan tim pemenangan dari tingkat kecamatan, ranting, hingga tempat pemungutan suara. “Kami lakukan persiapan tim permanen. Jadi, bukan tim sukses dadakan. Untuk saat ini di 401 desa/kelurahan sudah ada timnya. Yang masih menjadi pekerjaan rumah itu tim sampai ke TPS,” katanya.

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Klaten, Darmadi, mengatakan sudah melakukan proses penjaringan caleg. Hanya, belum semua kuota di setiap dapil terpenuhi.

“Ini kan baru pendaftaran di internal. Istilahnya pendaftaran dini. Yang jelas sudah ada beberapa yang mendaftar. Nanti tetap dimaksimalkan calegnya sesuai jumlah kuota kursi DPRD,” kata Darmadi.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Klaten, Sutarjo, menuturkan proses penjaringan caleg dilakukan setelah ada penetapan parpol peserta Pemilu 2019 oleh KPU. Terkait target, Sutarjo optimistis PDIP Klaten bisa meraih 20 kursi pada Pemilu 2019.

“Kalau sudah meraih 20 kursi itu menurut saya luar biasa. Kemungkinan April nanti sudah persiapkan untuk penjaringan,” ungkapnya.

Disinggung usulan KPU Klaten terkait dapil Pemilu 2019, Sutarjo mengatakan pergeseran jumlah kursi antara dapil 1 dan 4 merupakan keniscayaan karena berkaitan dengan jumlah penduduk. KPU Klaten mengusulkan jumlah kursi di dapil 1 dan 5 digeser.

Jumlah kursi di dapil 1 pada Pemilu 2014 sebanyak 12 kursi, pada Pemilu 2019 diusulkan menjadi 11 kursi. Sementara jumlah kursi di dapil 5 pada Pemilu 2014 sebanyak 11 kursi, pada Pemilu 2019 diusulkan menjadi 12 kursi. “Sebaran kecamatan di setiap dapil menurut saya itu sudah ideal,” kata Sutarjo.

Sementara itu, KPU Klaten menggelar uji publik terkait usulan penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD di salah satu hotel di Klaten, Selasa (13/2/2018). Dari usulan itu, jumlah kuota kursi DPRD, jumlah dapil, serta sebaran kecamatan di setiap dapil tetap.

Sementara itu ada pergeseran jumlah kuota kursi DPRD untuk dapil 1 dan 5 mempertimbangkan jumlah penduduk. “Kalau sebenarnya susunan dapil dan alokasi kursi usulan kali ini itu sama dengan Pemilu 2004 maupun Pemilu 2009. Untuk usulan serta risalah dari uji publik segera kami laporkan ke KPU Provinsi,” kata Ketua KPU Klaten, Siti Farida.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…