Pertunjukan barongsai dari kelompok Panbers di SD Kanisius Demangan Baru, Rabu (13/2/2018). (Sugeng Pranyoto/JIBI/Harian Jogja) Pertunjukan barongsai dari kelompok Panbers di SD Kanisius Demangan Baru, Rabu (13/2/2018). (Sugeng Pranyoto/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 14 Februari 2018 22:40 WIB (Sugeng Pranyoto/JIBI/Harian Jogja) Sleman Share :

Main Barongsai, Siswa SD Kanisius Belajar Keragaman Budaya

Siswa dan guru main barongsai.

Solopos.com, SLEMAN–Guru-guru dan siswa TK dan SD Kanisius Demangan Baru berkesempatan memainkan barongsai. Mereka bisa memainkan barongsai dari perkumpulan Panbers Jogja saat diadakan acara menyambut perayaan Imlek di sekolah tersebut, Rabu (13/2/2018).

Sebelum pertunjukan barongsai, guru dan siswa terlebih dahulu mengikuti Misa Rabu Abu sebagai permulaan paskah. Setelah itu, siswa disuguhi pertunjukan barongsai di aula sekolah.

Setelah menunjukkan kebolehannya, perkumpulan barongsai Panbers juga memberikan kesempatan guru dan siswa untuk memainkan barongsai secara bergantian. “Pertunjukan ini diselenggarakan untuk menghormati saudara-saudara kita kaum Tionghoa serta melatih kesadaran anak untuk menghargai budaya-budaya di Indonesia, khususnya antarteman di SD Kanisius Demangan Baru,” kata Yohanes Hariyanta, Kepala SD Kanisius Demangan Baru di sela-sela acara.

Hariyanta berharap dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran anak-anak akan kebinekaan budaya Indonesia. “Terlebih menghadapi teman-teman sekolah yang beraneka budaya dan agama, sehingga ke depan mereka mempunyai wawasan kebangsaan dalam hidup bermasyarakat dan berbangsa,” ujar Hariyanta.

Hariyanta menegaskan sekolahnya menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dalam beragama, berbudaya dalam menerima siswa. “Seperti tertuang dalam nilai-nilai Kanisius, yaitu kasih, disiplin, cerdas, berani, dan jujur yang telah kami perjuangkan di Yayasan Kanisius,” katanya. Acara juga dihadiri oleh Direktur Kanisius Cabang Jogja Rm Agustinus Mintara, SJ.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…