Angel Di Maria (JIBI/REUTERS/Vincent Kessler)
Rabu, 14 Februari 2018 20:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Liga Champions Share :

LIGA CHAMPIONS
Lawan Madrid, Di Maria Punya Motivasi Besar

Liga Champions akan menyajikan duel Real Madrid vs PSG.

Solopos.com, MADRID – Penggawa Paris Saint Germain, Angel Di Maria, sangat antusias menghadapi Real Madrid di babak 16 Besar Liga Champions. Maklum, dia pernah membela Madrid sebelumnya.

Madrid dan PSG akan bentrok pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (14/2/2018) dini hari WIB. Laga ini akan menjadi momen reuni Di Maria yang pernah berseragam Madrid dari 2010 hingga 2014. Setelah sukses merebut gelar La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions, Di Maria lantas pindah ke Manchester United.

Bersama MU, Di Maria gagal tampil cemerlang. Dia pun akhirnya cuma semusim di Old Trafford dan kemudian pindah ke PSG pada 2015 lalu. Bersama Raksasa Ligue 1 itu, pemain asal Argentina kembali sukses meraih trofi di Prancis.

Di Maria sendiri menegaskan dirinya sudah move on dari masa-masa indahnya bersama Madrid. Ia bahkan tertantang untuk bisa menaklukkan bekas klubnya itu. “Hubunganku dengan Real Madrid sudah berakhir,” ujar Di Maria seperti dikutip dari Marca, Rabu (14/2/2018).

“Siklus saya bersama sudah tertutup beberapa waktu lalu. Jujur saja, saya tidak akan punya masalah bermain untuk Barcelona,” sambungnya.

Pada 2014, Madrid sempat menyalahkan timnas Argentina atas cedera yang didapat Di Maria. Pemain berusia 29 tahun itu menilai tak dendam sama sekali ke Madrid. “Saya cukup membacanya, lalu saya merobeknya. Saya tidak perlu mengingat surat itu untuk termotivasi melawan mereka. Menghadapi Real Madrid selalu menjadi motivasi tersendiri,” tandas Di Maria.

Ini menjadi laga kedua Di Maria menghadapi Madrid. Pada 2015 lalu, ia juga membela PSG menghadapi Madrid di fase grup Liga Champions. Saat itu, PSG kalah 1-0 di Bernabeu dan imbang tanpa gol di markasnya.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…