Joyce, 43, menunjukan kerajinan clay atau lempung untuk hiasan pensil bernuansa Tiongkok di Kota Salatiga, Jateng, Senin (12/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho) Joyce, 43, menunjukan kerajinan clay atau lempung untuk hiasan pensil bernuansa Tiongkok di Kota Salatiga, Jateng, Senin (12/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho)
Rabu, 14 Februari 2018 01:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho Feature Share :

FOTO IMLEK 2018
Hiasan Pensil ala Tiongkok dari Salatiga

Imlek 2018 yang segera tahun baru picu kreativitas.

Tarikh Imlek yang segera membuka tahun yang baru memicu kreativitas perajin. Di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Joyce, 43, perajin clay atau lempung, Senin (12/2/2018), menunjukkan hiasan ujung pensil bernuansa Tiongkok karyanya yang diproduksi untuk menyambut datangnya Tahun Bari 2569 Imlek.

Menurut perajin permintaan kerajian clay berupa hiasan pensil dan gantungan kunci bernuansa tradisi Tiongkok menjelang Tahun Baru Imlek pada tahun 2018 ini mengalami peningkatan sebanyak 700 biji yang sebelum hanya 250 biji untuk memenuhi permintaan ke Jakarta, Medan, Semarang dan Jogja. Karya kerajinan tersebut dipasarkan seharga Rp10.000/biji hingga Rp20.000/biji tergantung ukuran dan kesulitan dalam pembuatannya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…