Warga di tengah banjir di Jl. Mangunsarkoro, Kelurahan Limbangan Kulon, Brebes, Rabu (14/2/2018). (Facebook.com-Bule Grace) Warga di tengah banjir di Jl. Mangunsarkoro, Kelurahan Limbangan Kulon, Brebes, Rabu (14/2/2018). (Facebook.com-Bule Grace)
Rabu, 14 Februari 2018 18:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

BENCANA JATENG
Sudirman Said Ajak Brebes Waspada Banjir

Bencana yang mendera Kabupaten Brebes, Jateng membuat calon gubernur Sudirman Said prihatin.

Solopos.com, BREBES — Tanah kelahiran tokoh antikorupsi Indonesia, Sudirman Said, yakni Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), sedang berduka lantaran dilanda bencana banjir. Sudirman yang juga calon gubernur (cagub) pada pilkada atau lebih tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu pun menyoroti masalah banjir di tanah kelahirannya tersebut.

Sudirman Said yang didampingi Ida Fauziyah pada Pilgub Jateng dalam rangkaian pilkada 2018 itu meminta masyarakat Brebes dan wilayah lain Jateng terus mewaspadai bencana banjir mengingat hujan kerap mengguyur belakangan hari ini. Meskipun tidak banyak diulas media massa, kawasan pantai utara (pantura) Jateng hingga kini masih dilanda banjir,

“Untuk saudaraku warga Brebes dan @prov_jateng seluruhnya. Cuaca hari-hari ke depan harus terus kita waspadai. Genangan dan banjir muncul di mana-mana,” tulis Sudirman Said di akun Twitternya, @sudirmansaid, Selasa (13/2/2018).

Pria yang akrab disapa Pak Dirman itu tak lupa mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga solidaritas di tengah bencana yang melanda. “Perkuat solidaritas antarsesama, terus saling bantu antarwarga. #WaspadaBanjir #brebesbanjir #Brebes,” lanjut mantan menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) itu.

Sontak imbauan dari Sudirman Said itu memicu respons positif dari netizen yang mengikutinya di Twitter. Kebanyakan dari mereka setuju dengan imbauan sang cagub Jateng di pilkada serentak 2018 itu untuk terus menjaga solidaritas di tengah bencana yang sedang melanda.

Beberapa daerah di Brebes memang sempat dilanda bencana banjir, Senin (12/2/2018) lalu. Desa Terlangu, Desa Pemaron, Desa Lengkong, dan Desa Kedungtukang di Kecamatan Brebes terendam air bah yang meluap dari Sungai Pemali. Bukan hanya meluap, air di Sungai Pemali bahkan juga memicu beberapa tanggul jebol dan menyebabkan beberapa rumah warga terendam. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…