Ilustrasi Garis Polisi (JIBI/Dok) Ilustrasi Garis Polisi (JIBI/Dok)
Selasa, 13 Februari 2018 15:47 WIB JIBI/Solopos/Neswire Madiun Share :

Pria Mengamuk Pecahkan Kaca Masjid di Tuban, Begini Kronologinya

Soerang pria mengamuk dan memecahkan kaca di masjid Tuban.

Solopos.com, TUBAN — Seorang pria merusak Masjid Baiturrahim di Karangsari, Tuban, Jawa Timur, Selasa (13/2/2018) dini hari. Pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan itu mengamuk dengan memecahkan sebagian kaca masjid Baiturrahman.

“Terjadi pengrusakan kaca Masjid Baiturrahim,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, saat dimintai konfirmasi dari Jakarta, seperti dilansir Okezone.com.

Menurut keterangan para saksi, kata Barung, pelaku terdiri atas satu orang laki-laki. Barung menjelaskan awal mula kejadian itu pada Senin (12/12/2018), pelaku datang dengan mobil bersama rombongan yang terdiri atas satu pria, satu perempuan, dan dua anak-anak, untuk Salat Asar.

Usai salat, lanjutnya, pelaku berdialog dengan masyarakat. Setelah itu pelaku meninggalkan masjid bersama rombongan tersebut. Namun, menjelang Salat Isya, pelaku kembali datang untuk mengikuti Salat Isya berjamaah dengan membuat barisan saf sendiri.

“Setelah mengerjakan salat isya yang bersangkutan melaksanakan istirahat dan tidak beranjak dari masjid,” tutur Barung.

Kemudian, sekira pukul 01.00 WIB, seorang warga menanyakan maksud dan tujuan kedatangan yang bersangkutan di Masjid Baiturrahim. Namun, pelaku justru memukul warga itu.

Melihat perlakuan itu, korban pun langsung berlari keluar masjid kemudian memberitahukan kepada warga lainnya atas perlakuan yang diterimanya.

“Sekitar pukul 01.30 WIB pelaku melakukan pengrusakan terhadap kaca Masjid Baiturrahim dengan menendang menggunakan kaki,” tutup Barung.

Kantor Berita Antara melaporkan pelaku bernama M. Zaenudin, 40. “Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengalami gangguan jiwa,” ucapnya. Pelaku langsung ditangkap polisi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Tuban. Sementara empat orang lainnya dibawa ke Polres Tuban.

“Saat ditangkap, pelaku teriak-teriak,” ujarnya. Akibat perusakan ini, kaca depan Masjid Baiturrahim rusak cukup parah.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yakni satu laptop, 2 ponsel, tas-tas berisi pakaian dan popok bayi, bantal dan selimut, buku-buku bertuliskan huruf Arab, 1 tas kresek berisi beberapa uang pecahan Rp20.000 dan Rp10.000, 4 pasang sandal jepit, 1 STNK Toyota Innova, 1 unit kendaraan Toyota Inova warna putih Nopol H-8697-JQ.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…