Ratusan pendukung Sudirman-Ida menyambut kedatangan paslon gubernur Jateng itu di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Jateng, Selasa (13/2/2018) petang. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com) Ratusan pendukung Sudirman-Ida menyambut kedatangan paslon gubernur Jateng itu di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Jateng, Selasa (13/2/2018) petang. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)
Selasa, 13 Februari 2018 20:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
Ambil Nomor Urut, Sudirman-Ida Disambut Ratusan Pendukung

Pilkada 2018 telah memasuki tahap pengambilan nomor urut.

Solopos.com, SEMARANG — Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur, Sudirman Said dan Ida Fauziyah, disambut ratusan pendukung mereka saat mendatangi proses pengundian nomor urut Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Jateng, Selasa (13/2/2018).

Sudirman dan Ida datang ke Hotel Patra Jasa dengan menumpang mobil multi purpose vehicle (MPV) warna hitam. Begitu datang, keduanya langsung disambut ratusan pendukung mereka yang sudah menanti di depan ballroom hotel.

Sambil menyambut kedatangan Sudirman-Ida, ratusan pendukung itu menyanyikan lagu yel-yel Jateng Butuh Perubahan. Paslon yang diusung PKB, PAN, PKS, dan Partai Gerindra itu pun sempat berhenti sejenak menyapa pendukung mereka. Keduanya kemudian berjalan menuju Ballroom Pancawati di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Jateng itu untuk mengikuti pengundian nomor urut.

Sementara itu, salah seorang sukarelawan pendukung Sudirman-Ida dari Tim Perjuangan Merah Putih, Ali Khamdi, mengatakan tidak mempermasalahkan paslon andalannya mendapat nomor urut berapa dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018. “Kami meyakini semua nomor baik. Tidak ada angka keberuntungan ataupun angka pembawa sial. Semua pasti membawa berkah,” ujar Ali Khamdi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…