Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri (dua dari kiri) memberikan bingkisan ulang tahun kepada warga bersama Karumkit Bhayangkara Polda DIY Theresia Lindawati pada perayaan HUT RS Bhayangkara ke-12, Selasa (13/2/2018). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja) Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri (dua dari kiri) memberikan bingkisan ulang tahun kepada warga bersama Karumkit Bhayangkara Polda DIY Theresia Lindawati pada perayaan HUT RS Bhayangkara ke-12, Selasa (13/2/2018). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 13 Februari 2018 23:40 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Peningkatan Layanan Jadi Target RS Bhayangkara

RS Bhayangkara rayakan usia yang ke-12.

Solopos.com, SLEMAN–RS Bhayangkara Polda DIY diminta terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan agar tidak ditinggalkan masyarakat. Apalagi saat ini, era perubahan semakin cepat.

Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri berharap inovasi terus dilakukan pengelola RS Bhayangkara. Kondisi tersebut sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang selama ini terjadi. “Pelayanan harus ditingkatkan, harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini,” pinta Dofiri saat merayakan HUT RS Bhayangkara ke-12, Selasa (13/2/2018).

Saat ini, lanjut dia perkembangan rumah sakit tersebut cukup baik. Sejumlah fasilitas kesehatan dan gedung pelayanan terus ditambah. Seperti gedung forensik, dan layanan Poliklinik Mata. “Rumah sakit ini sudah menjadi badan layanan umum [BLU] dan meraih Akreditasi A. Ini sebuah prestasi yang menggembirakan,” katanya.

Meski begitu, Dofiri mewanti-wanti agar pengelola rumah sakit tidak berada di zona nyaman karena tuntutan pelayanan semakin meningkat. “Kalau layanannya tidak bagus nanti bisa ditinggal anggota dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Karumkit Bhayangkara Polda DIY Theresia Lindawati mengatakan, diusia ke-12 tahun ini pihaknya meresmikan layanan baru. Yakni ruang perawatan kelas utama di mana fasilitas yang disediakan cukup memadai. “Ada tujuh ruangan yang diresmikan termasuk kelas VIP,” katanya.

Penambahan kelas tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasien yang semakin lama semakin banyak. Ketersediaan tempat tidur juga terus ditambah. “Pernah ada peningkatan extra bed hingga 120 persen. Selain melayani pasien umum kami juga melayani pasien [peserta] BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Ke depan sejumlah penambahan fasilitas dan gedung juga disiapkan. Seperti layanan Klinik Mata, Hemodialisa (HD)  dan juga  CT Scan. “Dalam HUT ke-12 ini, kami juga memberikan sumbangan kepada masyakarakat berupa sembako, kursi roda dan lainnya,” kata Theresia.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…