Juventus merayakan kemenangan. (JIBI/REUTERS/Alberto Lingria)
Selasa, 13 Februari 2018 08:25 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Liga Champions Share :

LIGA CHAMPIONS
Juventus Vs Tottenham: Menguji Tembok Turin

Liga Champions akan menyajikan Juventus vs Tottenham.

Solopos.com, TURIN — Harry Kane mencetak gol lebih banyak ketimbang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messipada kalander 2017 lalu. Itulah mengapa bomber Tottenham Hotspur tersebut pantas diperhitungkan sebagai salah satu striker terbaik di dunia.

Namun, Kane masih harus benar-benar membuktikan dirinya pantas menjadi salah satu predator menakutkan di dunia ketika bertemu tim dengan pertahanan supertangguh, Juventus, pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Allianz Stadium, Turin, Rabu (14/2/2018) pukul 02.45 WIB.

Tembok tebal pertahanan Juventus tidak ada duanya. Gawang tim asal Turin baru kebobolan sekali dalam 16 pertandingan terbaru di semua kompetisi. Sejak kalah 2-3 dari Sampdoria pada 19 November 2017 lalu, Juve meraih 15 kali clean sheet dalam 16 laga, termasuk melawan Barcelona, Napoli, Inter Milan, dan AS Roma.

Selama periode itu, gawang Juve hanya sekali kebobolan yakni ketika mengalahkan Hellas Verona 3-1 pada 30 Desember silam. Dan satu-satunya orang yang mampu merobek gawang Juve itu yakni mantan bek mereka, Martin Caceres.

“Anda selalu ingin menguji diri sendiri melawan tim terbaik dan Juventus membuktikan penampilan bagus di Liga Champions beberapa tahun ini, jadi saya tidak sabar,” jelas Kane, seperti dilansir Worldsoccertalk.com, Senin (12/2/2018).

Kane akan berhadapan dengan kiper gaek Juve, Gianluigi Buffon. Keduanya memang belum pernah bertemu di panggung kompetitif. Tapi, Buffon sudah paham bagaimana kualitas Kane. Kiper yang baru saja mencatatkan laga ke-500 bersama Bianconeri itu pernah membandingkan Kane dengan bomber legendaris dunia, seperti Gabriel Batistuta, Ronaldo, dan Filippo Inzaghi.

Buffon tidak sendiri dalam mengawal tembok Turin yang dikenal sulit jebol. Buffon biasa dikaver duo bek sentral Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli. Namun, Barzagli diragukan tampil karena menderita cedera otot betis. Posisinya kemungkinan akan diisi Medhi Benatia. Jadi pertahanan Bianconeri masih diisi BBC namun dengan komposisi yang sedikit berbeda, bersama Buffon, Benatia dan Chiellini.

“Harry Kane pemain fantastis. Dia bermain melawan kami tiga tahun lalu [pada pertandingan persahabatan di Australia] dan dia mengalami perkembangan pesat. Sekarang dia mencetak gol lebih banyak ketimbang Messi dalam setahun kalender,” jelas Chiellini, seperti dilansir Dailymail.co.uk.

Meski demikian, perhatian Juve sebaiknya tidak hanya fokus pada Kane. Beberapa gelandang serang Spurs seperti Christian Eriksen, Dele Alli, dan Heung-min Son, juga harus mendapat pengawalan ketat jika mereka tidak ingin kebobolan di kandang sendiri.

Sementara Juve akan mengandalkan Gonzalo Higuain yang sedang hot di lini depan Bianconeri, julukan Juve. Bomber berjuluk Pipita itu melesakkan enam gol hanya dalam empat laga terbarunya. Higuain menandai gol ke-50 untuk Bianconeri ketika mengalahkan Fiorentina, akhir pekan lalu.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…