Kendaraan melintas di Jl. Prof Suharso (jalur lingkar utara) Boyolali yang sedang diperbaiki, Senin (12/2/2018). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos) Kendaraan melintas di Jl. Prof Suharso (jalur lingkar utara) Boyolali yang sedang diperbaiki, Senin (12/2/2018). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Selasa, 13 Februari 2018 04:35 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

INFRASTRUKTUR BOYOLALI
Hati-Hati Jalur Lingkar Utara Sedang Diperbaiki

Jalur lingkar utara Boyolali sedang diperbaiki, pengendara diimbau berhati-hati saat melintas.

Solopos.com, BOYOLALI — Pengendara di Jl. Prof Suharso atau jalur lingkar utara Boyolali harus berhati-hati karena di jalan tersebut sedang ada perbaikan. Pekerjaan pengecoran jalan itu hanya menyisakan satu lajur untuk lalu lintas kendaraan.

Titik pengecoran itu berada di kawasan depan RS PKU Aisyiyah Boyolali. Pada titk tersebut, kendaraan yang melintas dari arah Terminal Boyolali (Boyolali Kota) menuju Tegalwire (Mojosongo) harus berjalan di lajur kiri karena lajur kanan sedang dicor dan sebagian baru dipasang tulang besi untuk persiapan pengecoran.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Boyolali Nyoto Widodo mengatakan ruas jalan yang diperbaiki itu sepanjang 580 meter. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan yang merupakan lanjutan dari proyek tahun sebelumnya itu difokuskan kepada jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Sasarannya kami prioritaskan kepada jalan yang kerusakannya paling parah,” ujarnya kepada Solopos.com, Senin (12/2/2018).

Dia menambahkan anggaran perbaikan jalan tersebut mencapai sekitar Rp2,5 miliar. Nilai tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yakni sekitar Rp4 miliar mengingat anggaran untuk perbaikan jalan juga dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur lain.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Solopos.com di jalan lingkar utara tersebut, terdapat beberapa titik yang mengalami kerusakan, misalnya di Desa Karanggeneng. Sejumlah lubang tampak menganga cukup lebar dan dalam. Kendaraan yang melintas harus berjalan pelan dan kadang harus bermanuver untuk menghindari lubang.

Di sisi lain, jajaran Polres Boyolali dan warga juga menambal jalan rusak di jalur tersebut. Penambalan dilakukan menggunakan campuran beton readymix.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Aries Andhi bersama Kasatlantas AKP Marlin S. Payu tersebut menyasar lubang yang dalam pada kedua lajur di beberapa titik. Untuk memperlancar penambalan itu, jalur lingkar utara tersebut sempat ditutup. Seluruh kendaraan, termasuk truk dan bus dialihkan ke Jl. Pandanaran di tengah kota.

Kapolres mengatakan kegiatan tersebut dimaksudkan guna membantu mengurangi kerusakan jalan. “Sementara menunggu perbaikan menyeluruh, kami bersama warga ikut melakukan penambalan,” ujarnya.

Warga sekitar jalan lingkar utara prihatin dengan kerusakan jalan tersebut. Menurut mereka, banyak kendaraan yang terjerembap sehingga mengalami kerusakan. “Terutama kendaraan kecil yang belum tahu situasi sini kadang nggasrut kalau melewati lubang,” ujar salah satu warga, Lesmono.

Warga lain berharap perbaikan yang dilakukan Pemkab dan penambalan yang dilakukan Polres bisa mengurangi risiko kecelakaan dan menambah kenyamanan bagi pengguna jalan.

 

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…