Penampilan Gigi Hadid di New York Fashion Week 2018 (Instagram @gigihadid) Penampilan Gigi Hadid di New York Fashion Week 2018 (Instagram @gigihadid)
Selasa, 13 Februari 2018 23:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Gigi Hadid Minta Netizen Berhenti Komentari Tubuhnya

Gigi Hadid meminta netizen mengomentari bentuk tubuhnya.

Solopos.com, SOLO – Penampilan super model Gigi Hadid memang selalu mencuri perhatian. Wanita berusia 22 tahun ini tampil memukau di ajang peragaan busana bergengsi di Amerika Serikat, New York Fashion Week. Dia bersama adiknya, Bella Hadid, tampil memeragakan busana Jeremmy Scott pada Kamis dan Jumat (8-9/2/2018).

Dilansir E News, Senin (12/2/2018), Gigi Hadid tampil memikat mengenakan wig warna merah muda. Dia berjalan di runaway memakai busana yang mengekspos bagian perutnya. Sekilas memang tidak ada yang salah dengan penampilannya. Namun, sejumlah netizen menilai perutnya terlalu rata.

Kritikan itu langsung dibalas oleh Gigi Hadid. Kekasih Zayn Malik ini menjelaskan kondisinya yang sempat mengidap penyakit hashimoto. Melalui akun Twitter-nya, @GiGiHadid. “Bagi kalian yang mempertanyakan mengapa tubuhku berubah. Aku didiagnosis mengidap penyakit hashimoto saat memulai karier di usia 17 tahun,” ungkap Gigi Hadid seperti dikutip E News, Selasa (13/2/2018).

“Beberapa tahun terakhir aku menjalani pengobatan yang membuatku mengalami kelelahan ekstrem, masalah metabolisme, serta sulit mempertahankan bentuk tubuh. Aku juga menjalani pengobatan holistik untuk menyeimbangkan hormon tiroid dalam tubuh,” sambung dia.

Baca juga:

Gigi Hadid juga meminta netizen tidak mengejek model yang memiliki bentuk tubuh kurang ideal. Sebab, menurutnya setiap orang memiliki standar kecantikan masing-masing. Dia juga sangat mencintai tubuhnya dan meminta netizen berhenti memberikan komentar negatif.

“Saya merasa lebih sehat dan sangat mencintai tubuh saya. Jadi, saya mohon belajarlah saling menghargai. Jangan habiskan energi Anda untuk mengomentari orang lain yang tidak disukai,” tegasnya.

Penyakit hashimoto merupakan gangguan pada kelenjar tiroid yang membuat berat badan bertambah. Penyakit ini lebih banyak dialami wanita dengan rentang usia 30 sampai 50 tahun. Seseorang yang mengidap penyakit ini disarankan menjalani diet sehat. Selain itu, dia juga harus mengonsumsi obat bernama synthroid seumur hidup.

 

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…