Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Solopos/Antara)
Selasa, 13 Februari 2018 01:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

BENCANA PACITAN
Sempat Putus Akibat Longsor, Jalan Pacitan-Ponorogo Kembali Lancar

Bencana Pacitan, jalan Pacitan-Ponorogo sempat terputus akibat tanah longsor.

Solopos.com, PACITAN — Jalan antarkabupaten Pacitan-Ponorogo kembali bisa dilalui kendaraan bermotor setelah setelah sempat terputus di titik Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, akibat bencana tanah longsor.

“Akses di jalur Pacitan-Ponorogo sudah bisa dilalui namun gantian (buka-tutup),” konfirmasi Sekretaris BPBD Pacitan Ratna Budiono di Pacitan, Minggu (11/2/2018) malam.

Informasi dari Tim Reaksi Cepat Kecamatan Tegalombo, longsor terjadi Minggu sejak sekitar pukul 17.50 WIB. Banyaknya material longsor dari atas tebing menyebabkan badan jalan provinsi itu tertimbun sepenuhnya, sehingga akses kendaraan putus total pada pukul 18.00 WIB.

Akibatnya, antrean kendaraan dari arah Pacitan menuju Ponorogo maupun sebaliknya menumpuk. Upaya penanganan awal dan normalisasi lalu segera dilakukan. Alat berat dikerahkan ke titik longsor yang memutus akses jalan tersebut.

Menurut keterangan petugas di sekitar lokasi longsor Kecamatan Tegalombo, Jatmiko, alat berat langsung dikerahkan pihak Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional untuk menyingkirkan material timbunan yang menutup akses vital keluar-masuk Pacitan tersebut.

“Izin lokasi longsor di Dusun Krajan, Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, saat ini sudah bisa dilalui segala jenis kendaraan. Masih bersifat buka-tutup,” kata Jatmiko.

Selain tanah longsor, banjir juga dilaporkan melanda wilayah Desa Tremas, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Banjir tersebut menyebabkan jembatan warga Gupit, Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, ambrol terkena banjir bandang.

Masih di wilayah Kecamatan Arjosari, di Daerah Tinatar yang merupakan hulu sungai yang tembus sedayu diterjang banjir, akibatnya sejumlah desa di Kecamatan tersebut terdampak banjir.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…