Seorang pemuda berusaha mengendalikan motornya saat balap motor lumpur di Desa Pekalongan, batealit, Jepara, Jateng, Sabtu (10/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho) Seorang pemuda berusaha mengendalikan motornya saat balap motor lumpur di Desa Pekalongan, batealit, Jepara, Jateng, Sabtu (10/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Selasa, 13 Februari 2018 01:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho Feature Share :

Foto Balap Motor Lumpur Pemuda Jepara

Balap motor di lumpur digelar di Jepara.

Sejumlah pemuda bersiap memacu motor mereka di lumpur Desa Pekalongan, Batealit, Jepara, Jateng, Sabtu (10/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)

Sejumlah pemuda bersiap memacu motor mereka di lumpur Desa Pekalongan, Batealit, Jepara, Jateng, Sabtu (10/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)

Puncak musim penghujan bisa mendatangkan bencana banjir. Bisa pula membuat jalanan yang tidak dilapisi aspal menjadi berlumpur. Namun, medan berlumpur justru menjadi tantangan bagi para pemuda Desa Pekalongan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Mereka, Sabtu (10/2/2018) lalu, malah berlomba memacu kendaraan roda dua mereka di kubangan lumpur dengan menggelar balap motor lumpur di lahan lapang desa setempat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mewadahi para pemuda dalam menyalurkan hobi dan bakat sekaligus mencegah balapan liar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…