Ilustrasi kereta api menembus wilayah banjir. (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi kereta api menembus wilayah banjir. (JIBI/Solopos/Antara)
Selasa, 13 Februari 2018 17:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com/Antara Madiun Share :

4 KA Terlambat Tiba di Stasiun Madiun akibat Banjir di Tegal

Perjalanan empat KA dari Jakarta ke Jatim terlambat karena ada banjir di Tegal.

Solopos.com, MADIUN — Empat kereta api (KA) dari Jakarta tujuan Jawa Timur kembali mengalami keterlambatan saat tiba di Stasiun Madiun karena imbas banjir di Kelurahan Krandon, Kota Tegal, Jawa Tengah.

“Empat kereta yang mengalami keterlambatan tersebut adalah KA Bangunkarta, KA Matarmaja, KA Brantas, dan KA Majapahit,” ujar Manajer Humas PT KAI (Persero) Daops VII Madiun, Supriyanto, di Madiun, Selasa (13/2/2018).

Menurut Supriyanto, KA-KA dari arah Semarang tersebut terlambat karena harus mengalami pengalihan jalur atau jalan memutar dari Cirebon Prujakan ke arah selatan via Ciledug hingga Prupuk dan selanjutnya lewat Slawi, Tegal, dan masuk ke lintas utara kembali.

“Antisipasi untuk menekan keterlambatan telah dilakukan oleh PT KAI Daops III Cirebon dan Daops IV Semarang. Yaitu dengan pengalihan jalur KA dari Cirebon Prujakan ke arah selatan via Ciledug hingga Prupuk dan lewat Slawi,” terang dia.

Hal itu karena jalur KA di KM 155+4/9 lintas Brebes-Tegal terendam air sepanjang 200 meter di jalur hulu dan di jalur hilir sehingga batu kricak hanyut terbawa derasnya air di lima titik yang kedalamannya mencapai satu dan panjang tiga meter.

“Akibatnya jalur sempat tidak dapat dilewati. Meski sudah dapat dilewati, kecepatan KA sangat minim, yakni 20 kilometer per jam,” kata dia.

Sesuai data, imbas banjir tersebut membuat KA Bangunkarta relasi Gambir-Semarang-Madiun-Surabaya masuk stasiun Madiun terlambat 126 menit. Seharusnya tiba di Stasiun Madiun jam 01.04 WIB menjadi tiba di Madiun jam 03.10 WIB.

KA Matarmaja relasi Jakarta Pasar Senen-Semarang-Madiun-Malang mengalami keterlambatan 109 menit. Seharusnya masuk Madiun jam 02.54 WIB, tiba di Madiun pada jam 04.36 WIB.

Kemudian KA Brantas relasi Jakarta Pasar Senen-Semarang-Madiun-Blitar terlambat 218 menit, dari jadwal masuk Stasiun Madiun jam 04.50 WIB, diperkirakan tiba di Stasiun Madiun jam 08.30 WIB.

Dan, KA Majapahit relasi Jakarta Pasar Senen-Semarang-Madiun-Malang terlambat 201 menit. Jadwal seharusnya tiba di Stasiun Madiun jam 05.19 WIB, diperkirakan tiba di Stasiun Madiun jam 08.57 WIB.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan PT KAI akan terus melakukan langkah-langkah untuk keselamatan perjalanan KA,” kata Supriyanto.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…