Bandara Ahmad Yani. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (tengah), bersama Menteri BUMN, Rini Soemarno (dua dari kiri), saat melakukan topping off terminal baru Bandara Ahmad Yani di Semarang, Minggu (11/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Senin, 12 Februari 2018 15:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

TRANSPORTASI JATENG
Setelah Ahmad Yani Semarang, Giliran Bandara Purbalingga dan Blora Dibangun

 

Transportasi di Jateng, infrastrukturnya bakal bertambah seiring rencana pembangunan bandara di Purbalingga dan Blora.

Solopos.com, SEMARANG – Moda transportasi udara akan semakin menjadi pilihan masyarakat Jawa Tengah (Jateng). Hal itu menyusul akan bertambahnya infrastruktur transportasi udara berupa bandara di Jateng.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyebutkan setelah menyelesaikan pengembangan Bandara Ahmad Yani di Semarang, pemerintah akan membangun bandara di Purbalingga dan Blora. Rencana pembangunan bandara di Purbalingga dan Blora itu tak terlepas dari meningkatnya investasi dan perekonomian di Jateng.

“Permintaan pembangunan bandara di Jateng memang cukup banyak. Selain Blora, Purbalingga, ada juga dari Pekalongan. Tapi harus kita kaji, bandara bisa dibangun dengan jarak antara 100-150 km. Di luar itu ya dimaksimalkan yang ada,” ujar Budi saat sesi jumpa pers seusai acara topping off Bandara Ahmad Yani, Semarang, Minggu (11/2/2018).

Berdasarkan hal tersebut, Budi pun mengaku baru bisa memenuhi permintaan masyarakat di Blora dan Purbalingga untuk membangun bandara. Sementara usulan di wilayah Pantura, seperti Pekalongan, belum menjadi prioritas.

Budi juga mengatakan pembangunan untuk Bandara Jenderal Sudirman di Wirasaba, Purbalingga, saat ini telah memasuki proses pengadaan lahan. Lahan yang saat ini merupakan milik TNI Angkatan Udara itu rencana akan diubah menjadi komersial.

Sedangkan, proses pembangunan bandara di Blora saat ini baru memasuki tahap perencanaan desain. “Kalau Blora tanahnya sudah ada, sedang proses desain. Kalau terminal Bandara Ahmad Yani ditarget bisa beroperasi sebelum lebaran, kalau Blora dan Purbalingga setelah Lebaran dibangun,” ujar Budi.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku sedang merencanakan sarana intekoneksi bandara dengan moda transportasi lain. “Kami akan hubungkan kereta api dengan bandara, sehingga penumpang yang turun dari pesawat bisa langsung menggunakan kereta api untuk mencapai tempat tujuannya,” terang Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…