Ilustrasi pensiun (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi pensiun (Dok/JIBI)
Senin, 12 Februari 2018 22:15 WIB Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos Klaten Share :

SK Pensiun ASN Klaten Diserahkan Langsung untuk Hindari Pungli

BKPPD Klaten mengantarkan langsung SK Pensiun ASN untuk menghindari pungli.

Solopos.com, KLATEN – Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten mulai awal 2018 menyerahkan langsung surat keputusan (SK) pensiun kepada aparatur sipil negara (ASN) bersangkutan.

Penyerahan SK pensiun secara langsung kepada ASN untuk meminimalisasi potensi pungutan liar (pungli). Kepala BKPPD Klaten, Surti Hartini, mengatakan program SK pensiun diberikan langsung ke ASN golongan IVB ke bawah.

“Untuk SK pensiun golongan IVB ke bawah itu kami antar langsung ke OPD tempat ia bertugas. Kalau tidak ada yang bersangkutan, kami berikan ke pimpinan. Untuk golongan IVC ke atas kan yang menandatangani Presiden dan dikirimkan langsung ke bersangkutan dari kesekretariatan melalui pos,” kata Surti saat ditemui di Setda Klaten, Senin (12/2/2018).

Program penyerahan langsung SK pensiun dari petugas BKPPD itu menerapkan program kerja yang disusun salah satu pegawai yang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) beberapa waktu lalu. Program itu dinilai mendapat respons positif.

Surti menegaskan penyerahan langsung SK pensiun ASN dipastikan tak ada biaya alias gratis. Menghindari pungli menjadi salah satu alasan SK pensiun diserahkan langsung ke ASN.

“Proses pengurusan SK pensiun itu semuanya gratis. Jangan percaya kalau ada yang menariki uang. Kami jalankan program ini jangan sampai ASN yang mengurus SK pensiun itu dikenai duit,” katanya.

Program itu sudah digulirkan sejak Januari 2018. Sebanyak 30an ASN sudah menerima SK pensiun yang diantar langsung oleh pegawai BKPPD. Sementara, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun sepanjang 2018 mencapai 700an orang.

Kabag Humas Setda Klaten, Wahyudi Martono, menuturkan di Bagian Humas ada lima ASN memasuki masa pensiun tahun ini. Soal program SK pensiun diantar pegawai BKPPD ke masing-masing ASN, ia sepakat.

“Yang pensiun itu ada lima orang. Sementara ASN yang usianya relatif muda kebanyakan domisili di luar kota,” kata Wahyudi.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…