Gojek (@GoJek)
Senin, 12 Februari 2018 17:00 WIB Nicholas Nuriman Jayabuana/JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

Rekor Baru, Astra Gelontorkan Rp2 Triliun ke Gojek

Astra menggelontorkan dana sekitar Rp2 triliun ke Gojek dan menjadi rekor baru investasi perusahaan lokal ke startup teknologi.

Solopos.com, JAKARTA — GoJek mengumumkan partisipasi PT Astra International dalam ronde pendanaan terbaru pada tahun ini. Astra menginvestasikan dana senilai US$150 juta (sekitar Rp2,047 triliun) kepada perusahaan layanan transportasi berbasis aplikasi online itu.

CEO GoJek Nadiem Makarim memastikan angka penyertaan modal dari Astra tidak lebih tinggi daripada investor lain dalam ronde pendanaan terbaru GoJek. Namun, lebih dari itu, suntikan dana Astra merupakan nilai investasi tertinggi yang pernah digelontorkan investor lokal sepanjang sejarah kepada perusahaan rintisan teknologi.

“Ini sangat membanggakan bagi kami, karena membuktikan pemain besar lokal mulai serius berpartisipasi dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Nadiem menyatakan Astra merupakan salah satu investor lokal yang terlibat dalam ronde pendanaan terbaru pada tahun ini. Ronde pendanaan terbaru itu turut mengundang keterlibatan perusahaan raksasa teknologi Google. Baca juga: Google Berinvestasi, Gojek Tak Terbendung.

“Susah dibilang siapa yang lead pada investment round ini, karena bisa banyak interpretasi. Tapi bisa dipastikan dari semua yang terlibat, partisipasi Astra yang terbesar,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan investor lokal pada perusahaan rintisan teknologi dalam negeri belum begitu banyak. Secara tradisional, peran investor asing lebih dominan tatkala berinvestasi pada perusahaan teknologi lokal.

“Astra semacam memberikan statement yang sangat powerful, salah satu perusahaan terbesar Indonesia saja sudah masuk ke ekonomi digital, otomatis paradigma investor lokal berubah. Sudah bukan lagi tanyakan apa perlu berinvestasi pada perusahaan teknologi, tapi sudah tinggal tanyakan kapan dan berapa,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…