Cawagub Ida Fauziyah menemui pimpinan Ponpes Miftahul Huda K.H. Syu'ada Adzkia di Cilacap, Jateng. (Okezone.com-Taufik Budi) Cawagub Ida Fauziyah menemui pimpinan Ponpes Miftahul Huda K.H. Syu'ada Adzkia di Cilacap, Jateng. (Okezone.com-Taufik Budi)
Senin, 12 Februari 2018 21:50 WIB JIBI/Solopos/Newswire Semarang Share :

PILKADA 2018
Sederet Kiai Siap Ngrewangi Ida Fauziyah Menangi Pilgub Jateng

PILKADA 2018 : Deretan Kiai Diklaim Siap Ngewangi Sudirman-Ida Menangi Pilgub Jateng

Pilkada atau Pilgub Jateng 2018 dipastikan calon wakil gubernur Ida Fauziyah bakal ia atungi dengan dukungan para kiai.

Solopos.com, CILACAP — Sejumlah kiai di Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah siap ngrewangi pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng sebagai bagian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018.

Pengasuh Ponpes Miftahul Huda, Kroya, Cilacap K.H. Syu’ada Adzkia menyatakan sudah srek dengan pasangan tersebut. “Saya akan berusaha ngewangi [membantu],” ujarnya saat menerima kedatangan bakal calon wakil gubernur Jateng Ida Fauziyah di kediamannya, Minggu (11/2/2018).

Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap ini juga sudah berbicara dengan sejumlah kiai di Cilacap maupun Banyumas. “Saya sudah katakan, pilihan pada Pak Sudirman dan Bu Ida,” katanya.

Di Cilacap, Ida juga mohon doa restu mengikuti pilkada atau Pilgub Jateng 2018 kepada, Nyai Hajah Chasbullah Badawi, Nyai Hajah Umi Fauziyah, serta pengasuh Ponpes Al Ihya Ulumaddin Kesugihan, Cilacap, K.H. Imdadurrohman al Ubudi, K.H. Suhud Muchson, dan K.H. Kharir Mukharir. Di tempat ini, mantan ketua umum Fatayat NU juga mendapat restu dan doa atas langkahnya maju dalam pilada atau Pilgub Jateng 2018.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Jami’iyah Ahli Thoriqoh al Mu’tabaroh An Nahdliyyah Cilacap K.H. Achmad Sulasih. “Semua harus bekerja,” tuturnya sebagaimana dikutip laman aneka berita Okezone.com, Senin (12/2/2018).

Sebelumnya, di Banyumas, pengasuh Ponpes Roudhotul Qur’an, Desa Sirau Kemranjen K.H. Attabik Yusuf Zuhdi turut meminta para santrinya mengajak keluarga untuk memenangkan pasangan ini. Attabik juga sudah melihat latar belakang Ida yang pernah menjadi santri di pondok pesantren. “Semoga bisa menjadi santri yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Tengah,” tegasnya.

Di Banyumas Ida juga minta doa restu kepada pengasuh Ponpes Roudhotut Tholibin Desa Sirau, Kemranjen, Banyumas K.H. Mukhosis Noor. Dalam pertemuan itu, Kiai Mukhosis juga mendoakan, agar harapan Ida dalam Pilgub tercapai. “Semoga berhasil, memberi manfaat pada banyak orang termasuk para santri,” tuturnya.

Mantan ketua umum Fatayat NU ini juga melakukan silaturahmi dan mohon doa restu ke pengasuh Ponpes Al Falah, Jatilawang, Banyumas KH Ahmad Sobri. Ditempat ini, Kiai Sobri juga menyatakan siap membantu Ida Fauziyah dalam Pilgub.

Ida Fauziyah mengaku, silaturahmi kepada kiai terus dilakukan di berbagai daerah. Hal ini tak lepas dari langkah awalnya saat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Saat mendaftar saya memulai dari Kantor PWNU. Jadi sudah semestinya saya juga silaturahmi dengan kiai-kiai di daerah,” katanya.

Silaturahmi dengan kiai itu, kata dia, memberikan energi positif padanya. “Selain doa dan restu, mereka juga akan ngrewangi. Ini yang membuat tugas saya semakin ringan,” tandasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…