Ilustrasi mayat (JIBI/Solopos/Antara/Dok.) Ilustrasi mayat (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)
Senin, 12 Februari 2018 16:05 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

PENEMUAN MAYAT BOYOLALI
Jasad Pria Mengapung di Kemusu Disimpan di RSUD Pandan Arang

Penemuan mayat Boyolali, jasad pria mengapung di Kemusu berada di RSUD Pandan Arang.

Solopos.com, BOYOLALI — Jasad laki-laki tanpa identitas yang ditemukan mengapung di Sungai Serang, Desa Klewor, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Minggu (11/2/2018), hingga kini masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang Boyolali.

Petugas kamar jenazah di rumah sakit itu, Bambang Susilo, mengatakan hingga Senin (12/2/2018) siang belum ada warga mengambil jenazah tersebut. “Sampai siang ini belum ada yang ke sini untuk mencari keluarga yang hilang. Jenazahnya masih ada di lemari penyimpanan mayat,” ujarnya saat ditemui solopos.com, Senin.

Mayat tersebut ditemukan Minggu sekitar pukul 13.45 WIB dalam kondisi mengapung dan sudah membusuk di sungai Serang yang alirannya menuju ke Waduk Kedung Ombo (WKO) tersebut.

Purwanto dan Gimin, warga setempat yang kali pertama melihat mayat tersebut, mengatakan saat itu keduanya sedang memasang jaring ikan di sebelah utara jembatan gantung penghubung Desa Klewor dengan Desa Bawu.

Mereka melihat sesosok mayat sudah mengapung dan membusuk. Mereka pun segera memberitahu warga setempat dan melapor ke Polsek Kemusu untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, petugas tak menemukan identitas korban. Namun ciri-ciri mayat laki-laki tersebut berumur sekitar 65 tahun, memakai celana pendek warna cokelat muda, kaus dalam warna oranye, baju lengan panjang bermotif kotak-kotak dan rambut panjang beruban.

Diduga, laki-laki tersebut sudah meninggal sekitar empat hari yang lalu. Karena tidak ada identitas, mayat tersebut langsung dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…