Perajin di sebuah industri rumahan di Bonang, Demak, Jateng membuat rebana untuk pasar ekspor, Rabu (7/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Perajin di sebuah industri rumahan di Bonang, Demak, Jateng membuat rebana untuk pasar ekspor, Rabu (7/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Senin, 12 Februari 2018 05:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/ Aji Styawan Feature Share :

Foto Kerajinan Rebana Demak untuk Ekspor

Kerajinan rebana Demak untuk pasar ekspor.

Aktivitas di industri rumahan di Bonang, Demak, Jateng yang membuat rebana untuk pasar ekspor, Rabu (7/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Aktivitas di industri rumahan di Bonang, Demak, Jateng yang membuat rebana untuk pasar ekspor, Rabu (7/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Rebana yang dibikin di Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah memenuhi permintaan pasar ekspor. Kantor Berita Antara, Rabu (7/2/2018), mendokumentasikan rebana Bonang yang berualitas ekspor itu dibikin oleh para pekerja di industri rumahan.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menargetkan standardisasi mutu dan sertifikasi produk Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) nasional pada 2018 sebanyak 2.500 pelaku KUMKM atau meningkat 417 pelaku dari realisasi tahun lalu untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk sekaligus daya saing.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Guru Honorer

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/2/2018). Esai ini karya Roko Patria Jati, dosen di Institut Agama Islam Negeri Salatiga. E-mail penulis adalah bee.ascholar@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tragedi yang mencoreng dunia pendidikan Indonesia muncul lagi bak serial drama televisi yang terus…