Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (JIBI/Solopos/Dok.)
Senin, 12 Februari 2018 07:27 WIB Muhammad Ismail/JIBI/SOLOPOS Peristiwa Share :

KECELAKAAN SOLO
Duh, Jadi Korban Tabrak Lari, Kakek-Kakek Asal Gilingan Solo Meninggal

Warga Gilingan Solo meninggal setelah menjadi korban tabrak lari.

Solopos.com, SOLO—Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) antara pejalan kaki dengan mobil terjadi di Jl Ahmad Yani tepatnya depan Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Minggu (11/2/2018). Akibat kejadian tersebut pejalan kaki atas nama Budiono, 64, warga Kampung Bibis Kulon RT 003 RW 018, Gilingan, Banjarsari, Solo, meninggal dunia.

Kasubnit Laka Polresta Solo, Ipda D. Agung Trenggono, mewakili Kasatlantas Polresta, Kompol Imam Syafi’i, mengungkapkan Lakalantas tersebut terjadi Minggu pukul 19.15 WIB. Kejadian ini bermula saat Budiono berjalan di pinggir jalan raya dari arah utara ke selatan berencana menyeberang jalan melalui zebra cross. Tak lama kemudian muncul mobil tidak dikenali identitasnya dari arah timur ke barat langsung menabrak Budiono hingga meninggal di lokasi kejadian. (baca: KECELAKAAN SOLO : Jatuh di Jalan Rusak Kawasan Faroka, Tulang Punggung Keluarga Itu Kini Tak Berdaya)

“Kami menduga pengemudi mobil kurang memperhatikan situasi jalan hingga menabrak pejalan kaki hingga meninggal dunia. Pengemudi mobil langsung melarikan diri setelah kejadian itu,” ujar Trenggono kepada Solopos.com, Minggu malam.

Trenggono menjelaskan Budiono langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi, Jebres, untuk dilakukan autopsi. Budiono ketahui mengalami luka parah pada bagian kepala. Hasil pemeriksaan tim dokter kepala Budiono pecah akibat benturan benda keras.

“Kami langsung melakukan olah TKP [Tempat Kejadian Perkara] untuk mengetahui penyebab kematian. Polisi masih memburu pelaku tabrak lari ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian,” jelasnya.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…