Pusat Workshop dan Training Inisago menggelar pelatihan entrepreneurship atau kewirausahaan bagi para pemuda dan pebisnis pemuladi Ruko Yap Square A10, Jalan C. Simanjuntak, Jogja, Sabtu (10/2/2018). (Harian Jogja/Sunartono) Pusat Workshop dan Training Inisago menggelar pelatihan entrepreneurship atau kewirausahaan bagi para pemuda dan pebisnis pemuladi Ruko Yap Square A10, Jalan C. Simanjuntak, Jogja, Sabtu (10/2/2018). (Harian Jogja/Sunartono)
Senin, 12 Februari 2018 07:55 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Pendidikan Share :

Inisago Latih Pemuda Berbisnis Sampai Mahir

Inisago menjembatani siapapun terutama pemuda yang ingin bergelut di bidang kewirausahaan

Solopos.com, JOGJA-Pusat Workshop dan Training Inisago menggelar pelatihan entrepreneurship atau kewirausahaan bagi para pemuda dan pebisnis pemula, Sabtu (10/2/2018). Lembaga ini juga memberikan pendampingan kepada pemuda untuk belajar berbisnis hingga mahir dengan mengedepankan sosiopreneur.

Chief of Knowledge Organization (CKO) Inisago Irma Enliyani menjelaskan, pihaknya menjembatani siapapun terutama pemuda yang ingin bergelut di bidang kewirausahaan, mulai dari jenjang usia SMA hingga pebisnis pemula. Peserta diberikan ketrampilan yang belum pernah didapatkan di bangku kuliah seperti kerajinan, fotografi, digital marketing.

“Sasaran kami mulai dari anak SMA karena kami ada produknya khusus anak SMA. Kemudian Mahasiswa, pemilik bisnis yang baru memulai sampai ke pemilik bisnis sudah berkembang bahkan ke perusahaan. Karena kami juga menawarkan training untuk perusahaan,” terangnya di sela-sela pelaksanaan workshop di Ruko Yap Square A10, Jalan C. Simanjuntak, Sabtu (10/2/2018).

Tak berhenti pada mampu mencetak wirausaha, kata dia, melalui berbagai workshop yang ia gelar, pihaknya juga akan berupaya mengarahkan peserta agar tergerak menjadi sosiopreneur atau pengusaha yang memiliki misi sosial. Dengan melakukan tindakan seperti membantu masyarakat melalui produk dan sejenis agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami bekerja sama dengan sejumlah vendor lain yang bergerak di bidang fotografi, videografi, desain, life style, hobi dan beberapa lembaga pelatihan,” imbuhnya.

Para vendor tersebut, lanjut dia, diberikan kesempatan untuk memberikan ilmu bisnis kepada para peserta workshop di Inisago. Workshop tersebut digelar secara rutin sepekan sekali karena bekerjasama dengan vendor untuk menyelenggarakan secara berkelanjutan.

Pihaknya tidak sekedar memberikan pelatihan saja, namun terus memberikan sistem membership dengan harapan ada tindaklanjut usai pelatihan. Sehingga setelah mengikuti pelatihan, peserta tetap diberikan  pendampingan agar peserta mampu berwirausaha sampai mampu menghasilkan. “Sampai peserta itu tidak hanya belajar di satu [ketrampilan] saja tetapi sampai berhasil menjadi pengusaha yang memiliki jiwa sosiopreneur,” ujarnya.

Irma menambahkan, dalam workshop kemarin, digelar dalam tiga tahap dari pagi hingga sore dengan peserta setiap tahap maksimal 30 orang, materi awal diberikan tentang bisnis kekinian seperti selebgram, youtuber yang kini justru banyak menghasilkan uang. “Total ada 90 peserta workshop dari pagi sampai sore, mereka berbagai latar belakang ada yang digital marketing juga,” ujarnya.

Pemateri workshop dalam kesempatan itu memberikan motivasi kepada para peserta dalam berbisnis. Berbagai tips yang harus dilakukan untuk mengawali bisnis juga diberikan. Silvia Dwita misalnya, ia menceritakan latar belakang pendidikan yang sama sekali tidak berhubungan dengan bisnis yang ia geluti. Tetapi berkat ketekunannya, lulusan Farmasi ini mampu menjadi founder Silvia Duta Make Up Artist yang kini jasanya banyak dicari.

Ketrampilan itu didapatkan mulai dari nol dengan mengikuti kursus di Jakarta. Setelah memiliki bekal dalam melakukan make up, ia lebih senang melakukan make up siapa saja tanpa harus meminta upah. Perlahan namun pasti, dengan melakukan marketing melalui media sosial, ia mampu mengembangkan bisnis yang ia bangun sejak 2015 tersebut.

“Sering saya bangun subuh untuk melakukan make up mendatangi rumah klien, kami sangat mengedepankan pelayanan terbaik, sampai kemudian saya berani mengembangkan ke arah make up wedding,” imbuh dia.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…